Rabu, 28 Oktober 2009

PENYUSUNAN PENGKABELAN DALAM JARINGAN

PENYUSUNAN PENGKABELAN DALAM JARINGAN


Tutorial singkat ini cocok sekali buat Anda yang sedang membuat jaringan komputer ‘MURAH’ khususnya yang terdiri lebih dari dua client yang pake hub.
Kabel UTP itu adalah kabel khusus buat transmisi data. UTP, singkatan dari “Unshielded Twisted Pair”. Disebut unshielded karena kurang tahan terhadap interferensi elektromagnetik. Dan disebut twisted pair karena di dalamnya terdapat pasangan kabel yang disusun spiral alias saling berlilitan. Ada 5 kategori kabel UTP. Dari kategori 1 sampai kategori 5. Untuk jaringan komputer yang terkenal adalah kategori 3 dan kategori 5.



Kategori 3 bisa untuk transmisi data sampai 10 mbps, sedang kategori 5 sampai 100 mbps. Kalau hanya buat misalnya jaringan komputer di kantor atau kampus atau warnet, paling hemat ya menggunakan yang kategori 3. Itu sudah lebih dari cukup.Setahu penulis ada banyak merek yang beredar di pasaran, hanya saja yang terkenal bandel dan relatif murah adalah merek Belden – made in USA. Kalau mau yang lebih murah dan penggunaannya banyak, maka beli saja yang satu kotak, panjangnya sekitar 150 meter. Jangan lupa beli konektornya. Konektornya bentuknya seperti colokan telepon hanya saja lebih besar. Bilang saja mau beli konektor RJ-45.

Foto RJ – 45 yang masih baru, belum di gencet pake tang
Satu lagi yang sangat penting, Anda harus punya tang khusus buat memasang konektor ke kabel UTP, istilah kerennya adalah “crimp tool”. Alat ini gunanya untuk ‘mematikan’ atau ‘menanam’ konektor ke kabel UTP. Jadi sekali sudah di ‘tang’, maka sudah tidak bisa dicopot lagi konektornya. Dan kalau mau yang lebih OK, biar tidak nanggung maka beli pula sebuah LAN tester. Anda bisa membeli yang merek dari Taiwan saja agar lebih murah. Bentuknya seperti kotak dan ada lampu LED-nya delapan pasang dan bisa kedap-kedip.


OK sekarang peralatan udah siap, penulis mulai saja. Secara umum, pemasangan kabel UTP tersebut ada dua tipe, yaitu tipe straight dan tipe cross. Disebut tipe straight soalnya masing-masing kabel yang jumlahnya 8 itu berkorespondensi 1-1, langsung. Sedangkan disebut cross soalnya ada persilangan pada susunan kabelnya. Bingung?OK! Untuk tipe straight itu digunakan untuk menyambungkan kabel dari client ke hub. Sedangkan untuk tipe cross adalah untuk client langsung terhubung ke client (cpu to cpu) atau juga dari hub ke hub.
TIPE STRAIGHT
Tipe ini adalah yang paling gampang dibuat. Kenapa? Soalnya langsung korespondensinya 1-1. Standar urutannya begini (dilihat dari lubang konektor, dari kiri ke kanan – lihat Gambar 4) : 2 oranye – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2 coklat . 2 oranye disini maksudnya pasangan oranye muda sama oranye tua dan seterusnya. Tapi tidak usah ikut standar pewarnaan itu juga sebenarnya tidak masalah. Yang penting urutan kabelnya. Misal ujung pertama urutan pin pertamanya oranye muda, maka ujung yang lain urutan pin pertamanya juga harus oranye muda, jadi antar ujung saling nyambung. Sebenarnya tidak semua pin tersebut digunakan.

Yang penting adalah pin nomor 1,2,3 dan 6. Jadi misal yang disambung hanya pin 1,2,3 dan 6 sedangkan pin yang lain tidak dipasang, tidak jadi masalah. Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar di bawah yang penulis foto dari sebuah buku.

Yang kiri urutan korespondensi buat tipe straight, yang kanan yang cross
Waktu akan memasangnya, maka potong ujung kabelnya, kemudian susun kabelnya trus diratakan dengan pisau potong yang ada pada crimp tool. Andak tidak perlu repot harus melepaskan isolasi pada bagian ujung kabel, karena waktu Anda memasukan kabel itu ke konektor lalu ditekan (pressed) dengan menggunakan crimp tool, sebenarnya saat itu pin yang ada di konektor menembus sampai ke dalam kabel. Perhatikan, agar penekannya (pressing) yang keras, soalnya kalau tidak keras kadang pin tersebut tidak tembus ke dalam isolasi kabelnya. Kalau sudah kemudian Anda test menggunakan LAN tester.
Masukkan ujung ujung kabel ke alatnya, kemudian nyalakan, kalau lampu led yang pada LAN tester menyala semua, dari nomor 1 sampai 8 berarti Anda telah sukses. Kalau ada salah satu yang tidak menyala berarti kemungkinan pada pin nomor tersebut ada masalah. Cara paling mudah yaitu Anda tekan (press) lagi menggunakan tang. Kemungkinan pinnya belum tembus. Kalau sudah Anda tekan tetapi masih tidak nyambung, maka coba periksa korespondensinya antar pin udah 1-1 atau belum. Kalau ternyata sudah benar dan masih gagal, berarti memang Anda belum beruntung. Ulangi lagi sampai berhasil.




LAN TESTER – alat untuk memeriksa benar tidaknya sambungan kabel. Untuk tipe straight jika benar maka led 1 sampai 8 berkedip.
Berikut adalah gambar dari bawah dari ujung kabel UTP yang sudah dipasangi konektor dan berhasil dengan baik (urutan pewarnaan pinnya ikut standar):

urutan pin standar
Dan kalau yang ini tidak standar, coba perhatikan urutan warna pinnya, sangat tidak standar, tapi tetap saja bisa, yang penting korespondensinya satu satu (khusus tipe straight):

urutan pin TIDAK standar




TIPE CROSS
Untuk tipe cross itu digunakan untuk menyambungkan langsung antar dua PC, atau yang umumnya digunakan untuk menyambungkan antar hub. (misalnya karena colokan di hubnya kurang). Cara pemasangannya juga sebenarnya mudah, sama seperti tipe straight, pin yang digunakan juga sebenarnya hanya 4 pin saja, yaitu pin 1, 2, 3 dan 6. Yang berbeda adalah cara pasangnya. Kalau pada tipe cross, pin 1 disambungkan ke pin 3 ujung yang lain, pin 2 ke 6, pin 3 ke 1 dan pin 6 ke 2. Praktisnya begini, pada ujung pertama Anda bisa susun pinnya sesuai standar untuk yang tipe “straight”, sementara itu di ujung yang lain Anda susun pinnya sesuai standar buat tipe “cross”.Masih bingung? Begini cara mudahnya:Ujung pertama:
1. oranye muda
2. oranye tua
3. hijau muda
4. biru muda
5. biru tua
6. hijau tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Maka di ujung yang lain harus dibuat begini:
1. hijau muda
2. hijau tua
3. orange muda
4. biru muda
5. biru tua
6. orange tua
7. coklat muda
8. coklat tua
Sudah agak lebih mengerti? Jadi disini posisi nomor 1, 2, 3 dan 6 yang ditukar. Nanti jika dites menggunakan LAN tester, maka nantinya led 1, 2, 3 dan 6 akan saling bertukar. Kalau tipe straight menyalanya urutan, sedangkan tipe cross ada yang lompat-lompat. Tapi yang pasti harus menyalasemua setiap led dari nomor 1 sampai 8.OK, selamat membangun jaringan komputer. Semoga Anda bisa berhasil sewaktu memasang konektor pada kabelnya. Semoga ilmu ini berguna buat Anda, soalnya waktu dulu penulis pertama kali membuat jaringan hasilnya lucu sekali, untuk mengupas kabelnya penulis masih menggunakan cutter, padahal sudah ada fasilitasnya di crimp toolnya. Tambah lagi ujung-ujungnya tiap kabel penulis kelupas lagi menggunakan cutter, padahal yang betul tidak perlu dikupas satu-satu, biarkan saja rata, karena nantinya apabila di ‘crimp tool’ maka pin tersebut masing-masing akan tembus ke dalam kabelnya. Semoga Anda tidak melakukan hal sama seperti penulis dulu.Demikian tulisan mengenai cara membuat sambungan kabel UTP untuk jaringan komputer. Semoga berguna bagi Anda semua. Terima kasih.
PENGKABELAN DALAM JARINGAN

Pada umumnya jenis kabel yang banyak digunakan untuk membentuk sebuah jaringan komputer adalah kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) Cat.5 (Kategori 5). Kabel ini di koneksikan memakai konektor RJ-45, untuk dipasangkan pada LAN card yang dimiliki PC ataupun Switch/hub. Kabel UTP Cat.5 yaitu satu kabel dengan isi delapan, masing-masing pasang di pelintir untuk mengurangi induksi.
Dalam kabel UTP Cat.5 urutan pengkabelannya yang standart berupa :

Kabel Cross di gunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yang sama, misalnya hanya 2 PC atau 2 Switch/hub. Berikut posisi warna untuk membuat Kabel Cross :
Ujung 1 :
PIN WARNA
1 Putih-Oranye
2 Oranye
3 Putih-Hijau
4 Biru
5 Putih-Biru
6 Hijau
7 Putih-Coklat
8 Coklat
Ujung 2 :
PIN WARNA
1 Putih-Hijau
2 Hijau
3 Putih-Oranye
4 Biru
5 Putih-Biru
6 Oranye
7 Putih-Coklat
8 Coklat
Kabel Straight-Trought di gunakan untuk menghubungkan 2 perangkat yang berbeda, misalnya hanya PC dengan Switch/hub. Berikut posisi warna untuk membuat Kabel Cross :
Ujung 1 & 2 :
PIN WARNA
1 Putih-Oranye
2 Oranye
3 Putih-Hijau
4 Biru
5 Putih-Biru
6 Hijau
7 Putih-Coklat
8 Coklat


Dasar - dasar teknik pengkabelan jaringan
Bahan – bahan yang perlu dipersiapkan
• kabel UTP
UTP merupakan singkatan dari Unshield Twisted Pair. Kabel ini biasa digunakan untuk menghubungkan antar komputer. Di dalam kabel UTP ada 8 kabel kecil yang berisi tembaga solid. UTP mempunyai jarak maksimum 100 meters (~300ft). UTP hanya digunakan di dalam ruangan atau indoor sedangkan outdoor dapat menggunakan STP. Setiap kabel UTP mempunyai kategori yang tersusun. Yang sekarang banyak dipakai adalah Cat 5e untuk kecepatan 100 mbps.






Konektor RJ 45
Jenis-jenis pengkabelan
1. Pengkabelan tipe straight
Ini merupakan tipe pengkabelan yang paling mudah dibuat, karena susunannya yang urut. Standard susunannya adalah sebagai berikut : 2 orange – 1 hijau – 2 biru – 1 hijau – 2 coklat, maksudanya putih orange adalah pasangan putih orange dan orange. Demikian juga untuk warna yang lain. Walaupun sebenarnya susunan warna disini boleh juga dibolak-balik.

Pengkabelan tipe straight
pengkabelan tipe straigh biasa digunakan untuk menghubungkan dua device yang berbeda, misalnya PC dan HUB, atau laptop dan HUB.
2. Pengkabelan tipe cross
biasa digunakan untuk menyambung dua device yang sama, misal antar hub, atau antar komputer. Susunannya adalah sebagai berikut :
o Ujung kabel pertama
1. putih orange
2. orange
3. hijau
4. biru
5. putih biru
6. hijau
7. putih coklat
8. coklat
o Ujung Kabel Kedua
1. putih orange
2. hijau
3. hijau
4. biru
5. putih biru
6. orange
7. putih coklat
8. coklat

Jumat, 23 Oktober 2009

VIRUS PADA KOMPUTER

DEFINISI VIRUS
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
Virus komputer adalah program perangkat lunak kecil yang menyebar dari satu komputer ke komputer lain dan mengganggu pengoperasian komputer. Virus komputer akan rusak atau menghapus data di sebuah komputer, menggunakan program email untuk menyebarkan virus ke komputer lain, atau bahkan menghapus apa pun yang ada di dalam hard disk.

Virus komputer lebih mudah menyebar melalui lampiran pesan email atau pada pesan instan. Oleh karena itu, Anda jangan pernah membuka lampiran email kecuali jika Anda mengetahui siapa yang mengirim pesan atau kecuali jika Anda mengharapkan lampiran email. Virus komputer dapat disamarkan sebagai lampiran gambar lucu, kartu ucapan, atau berkas audio dan video. Virus komputer juga menyebar menggunakan download di Internet. Virus komputer dapat disembunyikan di dalam perangkat lunak bajakan atau di berkas lainnya yang Anda download.




Macam-macam Virus Komputer
Virus Bagle.BC

Virus Bagle BC ini termasuk salah satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam sejak keluarnya virus ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE )yang menyebar melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P. Virus ini menyebar melalui e-mail dengan berbagai subyek berbeda. Menurut suatu penelitian dari Panda Software virus Bagle BC ini menyusup ke dalam e-mail dengan subyek antara lain : Re:, Re:Hello, Re:Hi, Re:Thank you, Re:Thanks. Attachment-nya juga bermacam-macam, antara lain : .com, .cpl, .exe, .scr. Virus Bagle BC juga mampu untuk menghentikan kerja program-program antivirus.


Backdoor Alnica

Virus yang juga berbahaya ini merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan salah satu virus backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu melakukan akses dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan oleh si penyerang. Sistem operasi yang diserang oleh virus tersebut antara lain : Windows 200, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT dan Windows XP. Virus ini berukuran sebesar 57.856 byte.


Trojan di Linux

Para pengguna linux Red Hat diharapkan untuk berhati-hati terhadap PATCH yang dikirm melalui e-mail dengan alamat "security@redhat.com" karena itu sebenarnya bukannya patch security tetapi virus Trojan yang bisa mengacaukan sistem keamanan. E-mail peringatan dari Red Hat biasanya selalu dikirim dari alamat "secalert@redhat.com" dan ditandatangani secara digital. Virus ini juga pernah menyerang sistem keamanan Windows tahun 2003 dengan subyek menawarkan solusi keamanan.





Jenis-jenis Virus komputer :
1. Virus Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.
2. Virus File, adalah virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.
3. Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.
4. Virus Boot Sector, virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
5. Virus Dropper, suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.
6. Virus Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.
7. Virus Macro, virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.
8. Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.
9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.
10. Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE.
11. Worm, ini adalah sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm. Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.
12. Virus Hybrid, virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.
13. Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan Horse tidak menyebar seperti yang lain. Karena itu, Trojan Horse tidak tergolong virus walaupun karakteristiknya sama. Trojan menginfeksi komputer melalui file yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya, misalnya melakukan format hardisk.

Virus: Trojan.Lodear
Trojan Horse menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file. dll ke internetexplorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.

Virus: W32.Beagle.CO@mm
Adalah virus yang mengirimkan email massal terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah. Virus ini dapat menghapus kunci-kunci registry dan bagian-bagiannya dan mungkin memblok akses ke jaringan keamanan website.

Virus: Backdoor.Zagaban
Virus trojan yang satu ini menginjeksi komputer tertentu untuk digunakan sebagai tempat berlindung untuk merusak network atau jaringan terkait.

Virus: W32/Netsky-P
Virus ini mampu menyebarkan email massal dengan sendirinya kepada alamat email yang diproduksi oleh suatu file pada PC / local drive.

Virus: W32/Mytob-GH
Virus penyebar email massal dan merupakan Trojan untuk IRC pada komputer berbasis Windows. Pesan-pesan dikirimkan oleh virus ini dengan judul yang dipilih secara acak dari list yang sudah ada seperti : peringatan pembatasan suatu akun, suspensi akun email, ukuran keamanan, member support, peringatan penting.

Virus: W32/Mytob-EX
Virus yang menyebarkan email massal dan Trojan IRC yang mirip dengam W32-mytob-gh. W32/mytob-ex terus menerus di belakang layar, menyediakan pintu belakang bagi server yang untuk menjangkau komputer lain via IRC channel. Virus ini menyebar dengan sendirinya terutama kepada attachments email address.

Virus: W32/Mytob-AS, Mytob-BE, Mytob-C, and Mytob-ER
Keluarga virus ini mempunyai karasteristik yang sama atas apa yang mereka lakukan. Mereka menyebarkan email massal yang bisa dikendalikan melalui Internet Relay Chat (IRC) network. Sebagai tambahan, mereka bisa menyebarkan email melalui bermacam-macam sistem operasi komputer yang lemah seperti LSASS (MS04-011).

Virus: Zafi-D
Meupakan virus pengirim email massal dan peer-to-peer yang membuat salinan sendiri kepada folder sistem windows dengan nama file nortonupdate. exe. Virus ini dapat membuat sejumlah file di folder sistem windows dengan nama file terdiri dari 8 random karakter-karakter dan ekstensi DLL. w32/zafi-d menyalin sendiri ke folder dengan nama yang berisikan share, upload, atau musik sebagai icq 2005anew! . exe atau winamp 5.7 new! . exe. W32/zafi-d juga akan menampilkan kotak pemberitahu error yang menipu dengan judul " crc: 04f6Bh" dan teks " Error in packed file! " .

Virus: W32/Netsky-D
Virus ini juga mengirimkan serangan melalui IRC backdoor yang berfungsi juga menginfeksi komputer yang lemah.

Virus: W32/Zafi-B
Virus ini menyerang peer-to-peer (P2P) dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows yang akan diberi nama otomastis secara acak.





Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.
Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Backdoor, hacking, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.

Langkah-langkah menghilangkan virus komputer
Menghapus dengan antivirus di komputer lain
Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain
Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual
Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
2. C:\WINDOWS\system32\smss.exe
3. C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
4. C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
5. C:\WINDOWS\system32\services.exe
6. C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
7. C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe
Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
8. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
9. Windows Registry Editor Version 5.00
10. [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
11. "Hidden"=dword:00000000
12. "SuperHidden"=dword:00000000
13. "ShowSuperHidden"=dword:00000000
14.
15. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
16. "AlternateShell"="Cmd.exe"
17. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
18. "AlternateShell"="Cmd.exe"
19. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
20. "AlternateShell"="Cmd.exe"
21.
22. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
23. "Shell"="Explorer.exe"
24. "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
25.
26. [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
27. @="regedit.exe \"%1\""
28.
29. [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
30. @="\"%1\" %*"
31.
32. [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
33. @="\"%1\" %*"
34. [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
35. @="\"%1\" %*"
36. [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
37. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
38. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
39. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
40. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

12 Alasan kenapa orang membuat virus komputer
1. Karena marah
Jika ada seseorang marah dia tentu bisa berbuat apa saja dan begitu pula jika yang sedang marah itu seorang programmer komputer yang bisa membuat virus komputer. Bayangkan jika programmer yang marah itu adalah pegawai di satu perusahaan yang marah karena ia dianggap tidak becus membuat suatu program untuk perusahaan dan akhirnya menyalurkan kemarahannya itu dengan membuat virus komputer yang menyerang seluruh komputer yang ada di perusahaan tersebut.
2. Melakukannya demi 'kesenangan'
Aneh memang jika ada orang yang membuat virus komputer demi kesenangan atau kepuasan pribadi. Orang seperti ini akan merasa senang atau puas ketika ia melihat hasil karyanya diliput luas oleh media cetak dan elektronik dan disebut sebagai seorang 'elit' yang berhasil merusak banyak komputer.


3. Spionase
Kegiatan spionase adalah tindakan mengumpulkan informasi untuk tujuan selain mencuri identitas atau demi materi. Biasanya dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di dunia intelijen dan dilakukan guna mendapatkan informasi dari orang yang sebelumnya sudah mereka targetkan. Banyak orang yang khawatir dengan pembuat hardware asal Cina, mereka khawatir ada backdoor dalam hardware tersebut yang sengaja ditanamkan oleh pemerintah Cina atau pemerintah India yang khawatir dengan BlackBerry dan meminta pihak RIM menyediakan universal decryption keys untuk semua perangkat BB yang dijual di negara tersebut.
4. Gang online
Sekumpulan penjahat cyber yang membentuk gang. Ternyata gang online itu benar-benar nyata dan ada di dunia maya. Demi prestise gang-nya, biasanya mereka berkompetisi dengan gang online lainnya memperebutkan predikat gang online terbaik.
5. Naluri hacker
Seseorang dengan pola pikir hacker akan memiliki ketertarikan yang begitu tinggi tentang suatu hal dan tidak mudah puas kecuali ia mempraktekkannya sendiri. Sebagai contoh ia ingin mengetahui tentang kelemahan sebuah sistem operasi hp dengan membuat program kecil dan karena dia ingin tahu seberapa jauh pengaruhnya maka ia ujicobakan program kecil tersebut ke orang-orang di sekitarnya.
6. Uang
Selain kepuasan pribadi, motif lainnya yang dianggap paling dominan adalah karena uang. Banyak para penjahat cyber yang bisa disewa dengan sejumlah uang untuk melakukan spam, DDOS, botnet dan lain-lain.
7. Politik
Serangan virus, worm atau DDOS dapat dilakukan oleh suatu kelompok dengan alasan politik. Umumnya mereka mencoba mencari perhatian dari publik akan keberadaan mereka dan menyuarakan aspirasi mereka walaupun itu dengan cara-cara negatif.
8. Kisah percintaan dan drama
Cinta bisa memberikan kekuatan, kalimat itu memang cocok bagi para pecinta. Tapi bagaimana jika gagal cinta alias cinta ditolak, apakah bisa memberikan kekuatan juga?
Kalau yang gagal cinta itu seorang programmer komputer atau mahir di bidang dan terlalu gelap mata maka bisa jadi ia akan menyalurkan emosinya untuk membuat virus komputer dengan menyisipkan puisi atau pesan bagi sang kekasih yang tidak bisa jadi pendampingnya. Ada yang merasa seperti itu?
9. Sabotase
Mungkin dengan dalih balas dendam atau kompetisi, seseorang atau perusahaan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melumpuhkan sistem informasi orang lain, baik itu dengan menyebarkan virus atau cara-cara lainnya sehingga dapat menghancurkan kredibilitas orang atau perusahaan saingannya tersebut. Dan praktek ini adalah praktek kotor yang tergolong kriminal.
10. Tantangan intelektual
Ego untuk menjadi nomer satu dalam suatu hal bisa melatarbelakangi seseorang membuat virus komputer. Ambil contoh saja jika ada sebuah perusahaan antivirus yang meluncurkan produk antivirus yang mengaku bisa membasmi segala macam virus komputer dan lalu orang itu tergerak ingin membuktikan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa membuat virus yang tidak bisa dideteksi oleh si antivirus.
11. Pemerasan
Ada pihak-pihak yang menggunakan keahliannya membuat virus komputer untuk memeras orang lain. Sebut saja virus Vundo/Antivirus2009/Antivirus360 yang memberikan pesan “You’re infected! Give us sixty bucks and we’ll fix it!”
12. Sebagai 'resume'
Ingin mendapat pekerjaan di perusahaan antivirus? Coba saja buat sebuah virus komputer yang sulit untuk dibersihkan, lalu buat juga cara untuk membersihkannya, kemudian kirimkan ke perusahaan antivirus. Hal seperti itu sama persis ketika anda membuat resume tapi kali ini adalah anda ingin diakui dan dipakai oleh perusahaan antivirus dengan menjual 'hasil karya' anda yang berupa virus komputer kepada mereka.

Gejala virus komputer
Jika Anda mencurigai atau tahu bahwa komputer Anda terifeksi virus komputer, dapatkan perangkat lunak antivirus terbaru. Berikut ini adalah beberapa indikator utama di mana komputer mungkin terinfeksi:
• Komputer berjalan lebih lambat dari biasanya.
• Komputer berhenti merespons, atau seringkali terkunci.
• Komputer macet, kemudian me-restart setiap beberapa menit.
• Komputer me-restart dengan sendirinya. Selain itu, komputer berjalan tidak seperti biasanya.
• Aplikasi di dalam komputer tidak bekerja dengan benar.
• Disk atau disk drive tidak dapat diakses.
• Anda tidak dapat mencetak item dengan benar.
• Anda melihat pesan kesalahan yang tidak biasa.
• Anda melihat menu dan kotak dialog yang berubah bentuk.
• Terdapat ekstensi ganda si lampiran yang baru Anda buka, seperti ekstensi .jpg, .vbs, .gif, atau .exe.
• Program antivirus dinonaktifkan tanpa alasan. Selain itu, program antivirus tidak bisa direstart.
• Program antivirus tidak bisa diinstal di komputer, atau program antivirus tidak berjalan.
• Ikon-ikon baru bukan milik Anda bermunculan di desktop, atau ikon tersebut tidak berhubungan dengan program yang diinstal baru-baru ini.
• Suara atau musik aneh muncul dari speaker secara tiba-tiba.
• Program hilang dari komputer walaupun Anda tidak sengaja menghapus program.
Catatan Gejala-gejala ini merupakan tanda infeksi. Meskipun demikian, tanda-tanda ini juga dapat disebabkan oleh masalah perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan virus komputer. Kecuali jika Anda menjalankan Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya dari Microsoft, kemudian Anda menginstal perangkat lunak antivirus standar industri terbaru di komputer Anda, maka Anda tidak bisa memastikan apakah komputer terinfeksi virus komputer atau tidak.
Gejala virus worm dan trojan di dalam pesan email
Pada saat virus komputer menginfeksi pesan email atau menginfeksi berkas lain di komputer, Anda mungkin melihat gejala berikut ini:
• Berkas yang terinfeksi mungkin membuat salinan dirinya sendiri. Perilaku ini mungkin menggunakan semua ruang bebas di hard disk.
• Salinan berkas yang terinfeksi mungkin dikirim ke semua alamat di daftar alamat email.
• Virus komputer mungkin memformat kembali hard disk. Perilaku ini akan menghapus berkas dan program.
• Virus komputer mungkin menginstal program yang disembunyikan, seperti perangkat lunak bajakan. Perangkat lunak bajakan kemudian disebarluaskan dan dijual dari komputer.
• Virus komputer mungkin mengurangi keamanan. Tindakan ini bisa membuat pengacau untuk mengakses komputer atau jaringan dari jauh.
• Anda menerima pesan email yang memiliki lampiran aneh. Ketika Anda membuka lampiran, kotak dialog akan muncul, atau terjadi penurunan tiba-tiba pada performa sistem.
• Seseorang mengatakan kepada Anda bahwa mereka telah menerima pesan email dari Anda yang berisi berkas terlampir yang tidak pernah Anda kirim. Berkas yang dilampirkan ke pesan email memiliki ekstensi seperti ekstensi .exe, .bat, .scr, dan .vbs.
Gejala yang mungkin hasil dari fungsi Windows biasa
Infeksi virus komputer mungkin menyebabkan masalah berikut ini:
• Windows tidak berjalan walaupun Anda tidak membuat perubahan sistem apa pun atau walaupun Anda belum menginstal atau menghapus program.
• Terdapat kegiatan modem yang berkali-kali. Apabila Anda memiliki modem eksternal, Anda mungkin melihat cahaya yang berkedip-kedip pada saat modem sedang digunakan. Anda mungkin secara tidak sengaja menyediakan perangkat lunak bajakan.
• Windows tidak berjalan karena berkas sistem penting tertentu hilang. Selain lagi, Anda menerima pesan kesalahan yang mendaftar berkas-berkas yang hilang.
• Komputer terkadang start sesuai yang diharapkan. Namun, di lain waktu, komputer berhenti merespons sebelum ikon desktop dan taskbar muncul.
• Komputer berjalan sangat lambat. Dan lagi, komputer memerlukan waktu yang lebih lama daripada yang diharapkan untuk me-restart.
• Anda menerima pesan kesalahan tentang memori walaupun komputer memiliki RAM yang cukup.
• Program baru diinstal dengan tidak tepat.
• Windows secara spontan me-restart dengan tiba-tiba.
• Program yang digunakan untuk menjalankan Windows seringkali berhenti merespons. Bahkan ketika Anda menghapus dan menginstal kembali program, permasalahan mulai muncul.
• Utilitas disk seperti Scandisk melaporkan banyak kesalahan disk yang serius.
• Partisi hilang.
• Komputer selalu berhenti merespons saat Anda mencoba untuk menggunakan produk Microsoft Office.
• Anda tidak bisa menjalankan Manajer Tugas Windows.
• Perangkat lunak antivirus menunjukkan adanya virus komputer.
Catatan Masalah ini mungkin juga terjadi karena fungsi Windows yang biasa atau masalah pada Windows yang tidak disebabkan oleh virus komputer.

Cara menghapus virus komputer
Bahkan untuk seorang ahli, menghapus virus komputer bisa menjadi tugas yang sulit tanpa bantuan alat penghapus virus komputer. Beberapa virus komputer dan perangkat lunak yang tidak diinginkan lainnya, seperti spyware, bahkan menginstal kembali dengan sendiri setelah virus dideteksi dan dihapus. Untungnya, dengan memperbarui komputer dan dengan menggunakan alat antivirus, Anda bisa secara tetap menghapus perangkat lunak yang tidak diinginkan.

Untuk menghapus virus komputer, ikutilah langkah-langkah berikut:
1. Instal Pembaruan Microsoft versi terbaru ke komputer.
2. Perbarui perangkat lunak antivirus di komputer. Kemudian, jalankan pemindaian komputer yang teliti menggunakan perangkat lunak antivirus.
3. Download, instal kemudian jalankan Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya dari Microsoft untuk menghapus virus yang ada di dalam komputer. Untuk men-download Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya, kunjungi Website Microsoft berikut ini:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara menghapus virus komputer, kunjungi Website Microsoft berikut ini:

Bagaimana melindungi komputer Anda terhadap virus
Untuk melindungi komputer Anda terhadap virus, ikuti langkah-langkah ini:
1. Di komputer, hidupkan fitur firewall.
2. Usahakan agar komputer senantiasa memperbarui sistem.
3. Gunakan perangkat lunak antivirus terbaru di komputer.
4. Gunakan perangkat lunak antispyware terbaru di komputer.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara melindungi komputer terhadap virus, kunjungi Website Microsoft berikut ini:

DEFINISI VIRUS
Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain. Virus komputer dapat dianalogikan dengan virus biologis yang menyebar dengan cara menyisipkan dirinya sendiri ke sel makhluk hidup. Virus komputer dapat merusak (misalnya dengan merusak data pada dokumen), membuat pengguna komputer merasa terganggu, maupun tidak menimbulkan efek sama sekali.
Virus komputer umumnya dapat merusak perangkat lunak komputer dan tidak dapat secara langsung merusak perangkat keras komputer dengan cara memuat program yang memaksa over process ke perangkat tertentu misalnya VGA, Memory bahkan Procesor (terutama pada sistem operasi , seperti sistem operasi berbasis keluarga Windows (Windows 95, Windows 98/98SE, Windows NT, Windows NT Server, Windows 2000, Windows 2000 Server, Windows 2003, Windows 2003 Server, Windows XP Home Edition, Windows XP Professional, Windows XP Service Pack 1, Windows XP Service Pack 2, Windows Vista Service Pack 1 ) bahkan GNU/Linux. Efek negatif virus komputer terutama adalah memperbanyak dirinya sendiri, yang membuat sumber daya pada komputer (seperti CPU Real Time, penggunaan memori) menjadi berkurang secara signifikan. Hampir 95% Virus adalah virus komputer berbasis sistem operasi Windows. Sisanya, 2% menyerang Linux/GNU dengan versi kernel dibawah 1.4 (dan Unix, sebagai source dari Linux, tentunya), 1% menyerang Mac terutama Mac OS 9, Mac OS X (Tiger, Leopard). 2% lagi menyerang sistim operasi lain seperti FreeBSD, OS/2 IBM, dan Sun Operating System.
Virus komputer adalah program perangkat lunak kecil yang menyebar dari satu komputer ke komputer lain dan mengganggu pengoperasian komputer. Virus komputer akan rusak atau menghapus data di sebuah komputer, menggunakan program email untuk menyebarkan virus ke komputer lain, atau bahkan menghapus apa pun yang ada di dalam hard disk.

Virus komputer lebih mudah menyebar melalui lampiran pesan email atau pada pesan instan. Oleh karena itu, Anda jangan pernah membuka lampiran email kecuali jika Anda mengetahui siapa yang mengirim pesan atau kecuali jika Anda mengharapkan lampiran email. Virus komputer dapat disamarkan sebagai lampiran gambar lucu, kartu ucapan, atau berkas audio dan video. Virus komputer juga menyebar menggunakan download di Internet. Virus komputer dapat disembunyikan di dalam perangkat lunak bajakan atau di berkas lainnya yang Anda download.




Macam-macam Virus Komputer
Virus Bagle.BC

Virus Bagle BC ini termasuk salah satu jenis virus yang berbahaya dan telah masuk peringkat atas jenis virus yang paling cepat mempengaruhi komputer kita. Beberapa jam sejak keluarnya virus ini, sudah terdapat 2 buah varian Bagle ( Bagle BD dan BE )yang menyebar melalui e-mail, jaringan komputer dan aplikasi P2P. Virus ini menyebar melalui e-mail dengan berbagai subyek berbeda. Menurut suatu penelitian dari Panda Software virus Bagle BC ini menyusup ke dalam e-mail dengan subyek antara lain : Re:, Re:Hello, Re:Hi, Re:Thank you, Re:Thanks. Attachment-nya juga bermacam-macam, antara lain : .com, .cpl, .exe, .scr. Virus Bagle BC juga mampu untuk menghentikan kerja program-program antivirus.


Backdoor Alnica

Virus yang juga berbahaya ini merupakan salah satu tipe virus Trojan Horse. Merupakan salah satu virus backdoor yang jika berhasil menginfeksi komputer akan mampu melakukan akses dari jarak jauh dan mengambil segala informasi yang diinginkan oleh si penyerang. Sistem operasi yang diserang oleh virus tersebut antara lain : Windows 200, Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT dan Windows XP. Virus ini berukuran sebesar 57.856 byte.


Trojan di Linux

Para pengguna linux Red Hat diharapkan untuk berhati-hati terhadap PATCH yang dikirm melalui e-mail dengan alamat "security@redhat.com" karena itu sebenarnya bukannya patch security tetapi virus Trojan yang bisa mengacaukan sistem keamanan. E-mail peringatan dari Red Hat biasanya selalu dikirim dari alamat "secalert@redhat.com" dan ditandatangani secara digital. Virus ini juga pernah menyerang sistem keamanan Windows tahun 2003 dengan subyek menawarkan solusi keamanan.





Jenis-jenis Virus komputer :
1. Virus Compiler, virus yang sudah di compile sehingga dapat dieksekusi langsung. Ini adalah virus yang pertama kali muncul di dunia komputer, dan mengalami perkembangan pesat sekarang. Virs pertama ini sangatlah sulit dibasmi karena dibuat dengan bahasa rendah, assembler. Memang bahasa ini cocok untuk membuat virus namun sangatlah susah menggunakannya. Keunggulan dari virus ini adalah mampu melakukan hampir seluruh manipulasi yang mana hal ini tidak selalu dapat dilakukan oleh virus jenis lain karena lebih terbatas.
2. Virus File, adalah virus yang memanfaatkan file yang dapat diijalankan/dieksekusi secara langsung. Biasanya file *.EXE atau *.COM. Tapi bisa juga menginfeksi file *.SYS, *.DRV, *.BIN, *.OVL dan *.OVY. Jenis Virus ini dapat berpindah dari satu media ke semua jenis media penyimpanan dan menyebar dalam sebuah jaringan.
3. Virus Sistem, atau lebih dikenal sebagai virus Boot. Kenapa begitu karena virus ini memanfaatkan file-file yang dipakai untuk membuat suatu sistem komputer. Sering terdapat di disket/tempat penyimpanan tanpa sepengetahuan kita. Saat akan menggunakan komputer(restart), maka virus ini akan menginfeksi Master Boot Sector dan System Boot Sector jika disket yang terinfeksi ada di drive disket/tempat penyimpanan.
4. Virus Boot Sector, virus yang memanfaatkan hubungan antar komputer dan tempat penyimpanan untuk penyebaran virus.Apabila pada boot sector terdapat suatu program yang mampu menyebarkan diri dan mampu tinggal di memory selama komputer bekerja, maka program tersebut dapat disebut virus. Virus boot sector terbagi dua yaitu virus yang menyerang disket dan virus yang menyerang disket dan tabel partisi.
5. Virus Dropper, suatu program yang dimodifikasi untuk menginstal sebuah virus komputer yang menjadi target serangan. setelah terinstal, maka virus akan menyebar tetapi Dropper tidak ikut menyebar. Dropper bisa berupa nama file seperti Readme.exe atau melalui Command.com yang menjadi aktif ketika program berjalan. Satu program Dropper bisa terdapat beberapa jenis Virus.
6. Virus Script/Batch, awalnya virus ini terkenal dengan nama virus batch seperti yang dulu terdapat di file batch yang ada di DOS.Virus script biasanya sering didapat dari Internet karena kelebihannya yang fleksibel dan bisa berjalan pada saat kita bermain internet, virus jenis ini biasanya menumpang pada file HTML (Hype Text Markup Language) dibuat dengan menggunakan fasilitas script seperti Javascript, VBscript,4 maupun gabungan antara script yang mengaktifkan program Active-X dari Microsoft Internet Explorer.
7. Virus Macro, virus yang dibuat dengan memanfaatkan fasilitas pemrograman modular pada suatu program aplikasi seperti Ms Word, Ms Excel, Corel WordPerfect dan sebagainya. Walaupun virus ini terdapat didalam aplikasi tertentu tetapi bahaya yang ditimbulkan tidak kalah berbahanya dari virus-virus yang lain.
8. Virus Polymorphic, dapat dikatakan virus cerdas karena virus dapat mengubah strukturnya setelah melaksanakan tugas sehingga sulit dideteksi oleh Antivirus.
9. Virus Stealth, virus ini menggunakan cara cerdik, yakni dengan memodifikasi struktur file untuk meyembunyikan kode program tambahan di dalamnya. Kode ini memungkinkan virus ini dapat menyembunyika diri. Semua jenis virus lain juga memanfaatkan kode ini. Ukuran-ukuran file tidak berubah setelah virus menginfeksi file.
10. Virus Companion, virus jenis ini mencari file *.EXE untuk membuat sebuah file *.COM dan menyalin untuk meletakkan virus. Alasannya, file *.COM berjalan sebelum file *.EXE.
11. Worm, ini adalah sebuah program yang bersifat parasit karena dapat menduplikasi diri. Akan tetapi, worm tidak menyerupai virus karena tidak menginfeksi program komputer lainnya. Oleh karena itu, Worm tidak digolongkan ke dalam virus. Mainframe adalah jenis komputer yang sering diserang Worm. Penyebarannya pada komputer lainnya melalui jaringan. Dalam perkembangannya Worm mengalami “mutasi genetik” sehingga selain membuat suatu file baru, ia pun akan berusaha menempelkan dirinya sendiri ke suatu file, ini biasa disebut virus Hybrid.
12. Virus Hybrid, virus ini merupakan virus yang mempunyai dua kemampuan biasanya dapat masuk ke boot sector dan juga dapat masuk ke file. Salah satu contoh virus ini adalah virus Mystic yang dibuat di Indonesia.
13. Trojan horse, disebut juga kuda troya. Trojan Horse tidak menyebar seperti yang lain. Karena itu, Trojan Horse tidak tergolong virus walaupun karakteristiknya sama. Trojan menginfeksi komputer melalui file yang kelihatannya tidak berbahaya dan biasanya justru tampaknya melakukan sesuatu yang berguna. Namun akhirnya virus menjadi berbahaya, misalnya melakukan format hardisk.

Virus: Trojan.Lodear
Trojan Horse menyerang apabila kita mendownload data dari internet. Virus ini akan menginjeksi file. dll ke internetexplorer.exe yang menyebabkan ketidakstabilan sistem.

Virus: W32.Beagle.CO@mm
Adalah virus yang mengirimkan email massal terhadap situs yang mempunyai tingkat keamanan rendah. Virus ini dapat menghapus kunci-kunci registry dan bagian-bagiannya dan mungkin memblok akses ke jaringan keamanan website.

Virus: Backdoor.Zagaban
Virus trojan yang satu ini menginjeksi komputer tertentu untuk digunakan sebagai tempat berlindung untuk merusak network atau jaringan terkait.

Virus: W32/Netsky-P
Virus ini mampu menyebarkan email massal dengan sendirinya kepada alamat email yang diproduksi oleh suatu file pada PC / local drive.

Virus: W32/Mytob-GH
Virus penyebar email massal dan merupakan Trojan untuk IRC pada komputer berbasis Windows. Pesan-pesan dikirimkan oleh virus ini dengan judul yang dipilih secara acak dari list yang sudah ada seperti : peringatan pembatasan suatu akun, suspensi akun email, ukuran keamanan, member support, peringatan penting.

Virus: W32/Mytob-EX
Virus yang menyebarkan email massal dan Trojan IRC yang mirip dengam W32-mytob-gh. W32/mytob-ex terus menerus di belakang layar, menyediakan pintu belakang bagi server yang untuk menjangkau komputer lain via IRC channel. Virus ini menyebar dengan sendirinya terutama kepada attachments email address.

Virus: W32/Mytob-AS, Mytob-BE, Mytob-C, and Mytob-ER
Keluarga virus ini mempunyai karasteristik yang sama atas apa yang mereka lakukan. Mereka menyebarkan email massal yang bisa dikendalikan melalui Internet Relay Chat (IRC) network. Sebagai tambahan, mereka bisa menyebarkan email melalui bermacam-macam sistem operasi komputer yang lemah seperti LSASS (MS04-011).

Virus: Zafi-D
Meupakan virus pengirim email massal dan peer-to-peer yang membuat salinan sendiri kepada folder sistem windows dengan nama file nortonupdate. exe. Virus ini dapat membuat sejumlah file di folder sistem windows dengan nama file terdiri dari 8 random karakter-karakter dan ekstensi DLL. w32/zafi-d menyalin sendiri ke folder dengan nama yang berisikan share, upload, atau musik sebagai icq 2005anew! . exe atau winamp 5.7 new! . exe. W32/zafi-d juga akan menampilkan kotak pemberitahu error yang menipu dengan judul " crc: 04f6Bh" dan teks " Error in packed file! " .

Virus: W32/Netsky-D
Virus ini juga mengirimkan serangan melalui IRC backdoor yang berfungsi juga menginfeksi komputer yang lemah.

Virus: W32/Zafi-B
Virus ini menyerang peer-to-peer (P2P) dan email virus akan dicopy dengan sendirinya pada sistem folder windows yang akan diberi nama otomastis secara acak.





Cara Mengatasi Virus Komputer
Serangan virus dapat dicegah atau ditanggulangi dengan menggunakan perangkat lunak antivirus. Jenis perangkat lunak ini dapat juga mendeteksi dan menghapus virus komputer, asalkan basis data virus komputer yang dimiliki oleh perangkat lunak antivirus telah mengandung kode untuk menghapus virus tersebut.
Contoh virusnya adalah Worm, Trojan, Backdoor, hacking, dll. Contoh antivirus yang bisa diandalkan dan menangkal virus adalah Kaspersky, Panda, Sophos, Symantec, Bit Defender, Ansav, SmadAV, AVG, AntiVir, PCMAV, Norton, Norman, McAfee, dan lain sebagainya.

Langkah-langkah menghilangkan virus komputer
Menghapus dengan antivirus di komputer lain
Dengan melepaskan hardisk komputer yang telah terinfeksi virus kemudian dipasangkan ke komputer lain yang memilki antivirus yang terbaru atau setidaknya mampu mengenali virus di sistem yang telah terinfeksi. Lakukan full scanning pada hardisk sistem yang terinfeksi dan hapus semua virus yang ditemukan. Setelah selesai hardisk tersebut sudah dapat dipasang kembali dikomputer dan jalankan sistem seperti biasa. Lakukan pemeriksaan kembali apakah komputer masih menunjukkan gejala yang sama saat terkena virus. Cara ini ampuh membersihkan virus sepanjang antivirus di komputer lain tersebut dapat mengenali dan menghapus virus di hardisk yang terinfeksi. Namun virus masih meninggalkan jejak berupa autorun atau startup yang tidak berfungsi. Jejak ini terkadang memunculkan pesan error yang tidak berbahaya namun mungkin sedikit mengganggu.
Menghapus dengan sistem operasi lain
Pada laptop atau komputer yang tidak dapat dilepas harddisknya maka cara lain adalah menjalankan sistem operasi lain yang tidak terinfeksi virus dan melakukan full scan terhadap seluruh harddisk. Biasanya ada beberpa pengguna yang menggunakan dual OS seperti Linux dan Windows atau Windows XP dan Windows Vista dsb. Selain itu bisa juga menggunakan LiveCD atau OS Portable seperti Knoopix dan Windows PE ( Windows yang telah diminimazed dan dapat dibooting dari media penyimpanan portable seperti flash disk atau CD.) lalu lakukan full scanning dengan antivirus terbaru. Efektifnya sama dengan menghapus virus dengan antivirus di komputer lain contoh diatas. Virus terkadang masih meninggalkan jejak tidak berbahaya.
Menghapus secara manual
Bila anda kesulitan melakukan hal diatas masih ada cara lain yaitu dengan cara manual. Langkah-langkah tersebut adalah:
1. Matikan process yang dijalankan oleh virus. Virus yang aktif pasti memiliki process yang berjalan pada sistem. Process ini biasanya memantau aktifitas sistem dan melakukan aksinya bila ada kejadian tertentu yang dikenali virus tersebut. Contohnya pada saat kita memasang flash disk, process virus akan mengenali aksi tersebut dan menginfeksi flash disk dengan virus yang sama. Proses ini harusnya bisa dilihat dari task manager yang bisa diaktifkan dengan tombol Ctrl + Alt + Del namun terkadang virus akan memblokir aksi ini dengan melakukan log off, menutup window Task Manager, atau restart sistem. Cara lain adalah menggunakan tool lain untuk melihat dan mematikan proses virus. Saya biasa menggunakan Process Explorer dari http://www.sysinternals.com/ . Dengan tool ini anda bisa mematikan process yang dianggap virus. Pada saat mematikan proses milik virus perlu diperhatikan terkadang proses milik virus terdiri atas lebih dari 1 proses yang saling memantau. Bila 1 proses dimatikan maka proses tsb akan dihidupkan lagi dengan proses lainnya. Karena itu mematikan process virus harus dengan cepat sebelum proses yang dimatikan dihidupkan lagi oleh proses lainnya. Kenali terlebih dahulu proses yang dianggap virus lalu matikan semuanya dengan cepat. Biasanya virus menyamar menyerupai proses windows tapi tentu ada bedanya seperti IExplorer.exe yang meniru Explorer.exe. Berikut adalah proses windows yang bisa dijadikan referensi proses yang dikategorikan aman:
2. C:\WINDOWS\system32\smss.exe
3. C:\WINDOWS\system32\csrss.exe
4. C:\WINDOWS\system32\winlogon.exe
5. C:\WINDOWS\system32\services.exe
6. C:\WINDOWS\system32\svchost.exe
7. C:\WINDOWS\system32\lsass.exe
C:\WINDOWS\Explorer.exe
Selain process explorer anda bisa menggunakan tools lainnya yang mungkin lebih mudah dan bisa menghapus process sekaligus. Contoh lain adalah HijackFree. Anda bisa mencari di google tools sejenis.
8. Setelah proses mematikan virus berhasil lakukan pengembalian nilai default parameter sistem yang digunakan virus untuk mengaktifkan dirinya dan memblokir usaha menghapus dirinya. Parameter tersebut berada pada registry windows yang bisa di reset dengan nilai defaultnya. Simpan file berikut dengan nama apa saja dengan extention file .reg. Kemudian eksekusi file tersebut dengan mengklik 2 kali. Bila ada konfirmasi anda bisa menjawab Yes/Ok. Berikut file registry tersebut:
9. Windows Registry Editor Version 5.00
10. [HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced]
11. "Hidden"=dword:00000000
12. "SuperHidden"=dword:00000000
13. "ShowSuperHidden"=dword:00000000
14.
15. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot]
16. "AlternateShell"="Cmd.exe"
17. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot]
18. "AlternateShell"="Cmd.exe"
19. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\SafeBoot]
20. "AlternateShell"="Cmd.exe"
21.
22. [HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon]
23. "Shell"="Explorer.exe"
24. "Userinit"="C:\WINDOWS\system32\userinit.exe,"
25.
26. [HKEY_CLASSES_ROOT\regfile\shell\open\command]
27. @="regedit.exe \"%1\""
28.
29. [HKEY_CLASSES_ROOT\scrfile\shell\open\command]
30. @="\"%1\" %*"
31.
32. [HKEY_CLASSES_ROOT\piffile\shell\open\command]
33. @="\"%1\" %*"
34. [HKEY_CLASSES_ROOT\comfile\shell\open\command]
35. @="\"%1\" %*"
36. [HKEY_CLASSES_ROOT\exefile\shell\open\command]
@="\"%1\" %*"
File registry diatas akan membuka blokir regedit, mencegah virus mencangkokkan dirinya pada sistem, dan reset parameter lain untuk mencegah virus jalan lagi.
37. Setelah proses virus dimatikan dan parameter sistem di reset. Cegah virus aktif kembali dengan menghapus entry virus pada autorun dan startup Windows. Bisa menggunakan tool bawaan windows MSConfig atau mengedit langsung pada registry dengan Regedit. Untuk lebih mudahnya gunakan tools pihak ketiga seperti autoruns dari http://www.sysinternals.com untuk menghapus entry autorun dan startup milik virus tsb. Jangan lupa periksa folder StartUp pada menu Start Menu -> Programs -> Startup dan pastikan tidak ada entry virus tsb.
38. Download antivirus terbaru dan lakukan full scanning pada sistem agar antivirus memeriksa keseluruhan sistem dan menghapus semua virus yang ditemukan. Saya menyarankan avira yang bisa didownload dari http://www.free-av.com karena sifatnya free dan scanner virus yang sama tangguhnya dengan antivirus komersil seperti Symantec atau Kaspersky.
39. Sebelum restart pastikan anda tidak melewatkan virus baik dari proces atau autorun dan startup sistem. Karena bila tidak maka pada saat restart maka sistem akan kembali seperti pada saat terinfeksi virus dan sia-sia semua langkah yang anda lakukan sebelumnya.
40. Setelah restart periksa kembali komputer anda dan perhatikan apakah gejala yang muncul pada saat komputer terinfeksi masih ada atau tidak. Bila ada maka anda terlewat beberpa autorun virus atau reset parameter sistem diatas tidak berhasil. Lakukan langkah diatas dan periksa lebih cermat tiap langkah anda sebelum melakukan restart sistem.
Itulah langkah-langkah penghapusan virus pada sistem Windows XP. Untuk mencegah virus datang kembali sebaiknya anda rajin update antivirus atau memasang aplikasi pencegah seperti WinPooch atau Comodo Firewall yang akan memperingatkan pengguna bila ada program lain yang akan memodifikasi sistem. Jadi walaupun virus tersebut tidak dikenali akan tetapi sebelum masuk maka pengguna akan diperingatkan oleh aplikasi pencegah. Bila anda mengenali program yang hendak mengakses sistem anda maka anda bisa mengijinkan akses tersebut namun bila tidak sebaiknya tolak dan blokir akses tersebut karena ada kemungkinan program tersebut adalah virus.
Berhati-hati pada saat membuka flash disk. Jangan membuka flash disk dengan klik 2 kali. Buka dengan klik kanan lalu pilih menu Open agar fitur autoplay pada flash disk tidak menjalankan virus secara ototmatis. Jangan lupa perhatikan file yang anda buka. Walaupun iconnya sama perhatikan bahwa file yang anda buka buka tipe application atau program. Pastikan file word adalah betul-betul word dan folder betul-betul folder bisa dengan melihat detail atau properties dari file tsb. Semoga artikel ini membantu dan mencegah anda terinfeksi virus komputer.

12 Alasan kenapa orang membuat virus komputer
1. Karena marah
Jika ada seseorang marah dia tentu bisa berbuat apa saja dan begitu pula jika yang sedang marah itu seorang programmer komputer yang bisa membuat virus komputer. Bayangkan jika programmer yang marah itu adalah pegawai di satu perusahaan yang marah karena ia dianggap tidak becus membuat suatu program untuk perusahaan dan akhirnya menyalurkan kemarahannya itu dengan membuat virus komputer yang menyerang seluruh komputer yang ada di perusahaan tersebut.
2. Melakukannya demi 'kesenangan'
Aneh memang jika ada orang yang membuat virus komputer demi kesenangan atau kepuasan pribadi. Orang seperti ini akan merasa senang atau puas ketika ia melihat hasil karyanya diliput luas oleh media cetak dan elektronik dan disebut sebagai seorang 'elit' yang berhasil merusak banyak komputer.


3. Spionase
Kegiatan spionase adalah tindakan mengumpulkan informasi untuk tujuan selain mencuri identitas atau demi materi. Biasanya dilakukan oleh mereka yang berkecimpung di dunia intelijen dan dilakukan guna mendapatkan informasi dari orang yang sebelumnya sudah mereka targetkan. Banyak orang yang khawatir dengan pembuat hardware asal Cina, mereka khawatir ada backdoor dalam hardware tersebut yang sengaja ditanamkan oleh pemerintah Cina atau pemerintah India yang khawatir dengan BlackBerry dan meminta pihak RIM menyediakan universal decryption keys untuk semua perangkat BB yang dijual di negara tersebut.
4. Gang online
Sekumpulan penjahat cyber yang membentuk gang. Ternyata gang online itu benar-benar nyata dan ada di dunia maya. Demi prestise gang-nya, biasanya mereka berkompetisi dengan gang online lainnya memperebutkan predikat gang online terbaik.
5. Naluri hacker
Seseorang dengan pola pikir hacker akan memiliki ketertarikan yang begitu tinggi tentang suatu hal dan tidak mudah puas kecuali ia mempraktekkannya sendiri. Sebagai contoh ia ingin mengetahui tentang kelemahan sebuah sistem operasi hp dengan membuat program kecil dan karena dia ingin tahu seberapa jauh pengaruhnya maka ia ujicobakan program kecil tersebut ke orang-orang di sekitarnya.
6. Uang
Selain kepuasan pribadi, motif lainnya yang dianggap paling dominan adalah karena uang. Banyak para penjahat cyber yang bisa disewa dengan sejumlah uang untuk melakukan spam, DDOS, botnet dan lain-lain.
7. Politik
Serangan virus, worm atau DDOS dapat dilakukan oleh suatu kelompok dengan alasan politik. Umumnya mereka mencoba mencari perhatian dari publik akan keberadaan mereka dan menyuarakan aspirasi mereka walaupun itu dengan cara-cara negatif.
8. Kisah percintaan dan drama
Cinta bisa memberikan kekuatan, kalimat itu memang cocok bagi para pecinta. Tapi bagaimana jika gagal cinta alias cinta ditolak, apakah bisa memberikan kekuatan juga?
Kalau yang gagal cinta itu seorang programmer komputer atau mahir di bidang dan terlalu gelap mata maka bisa jadi ia akan menyalurkan emosinya untuk membuat virus komputer dengan menyisipkan puisi atau pesan bagi sang kekasih yang tidak bisa jadi pendampingnya. Ada yang merasa seperti itu?
9. Sabotase
Mungkin dengan dalih balas dendam atau kompetisi, seseorang atau perusahaan akan mengerahkan segenap kemampuan untuk melumpuhkan sistem informasi orang lain, baik itu dengan menyebarkan virus atau cara-cara lainnya sehingga dapat menghancurkan kredibilitas orang atau perusahaan saingannya tersebut. Dan praktek ini adalah praktek kotor yang tergolong kriminal.
10. Tantangan intelektual
Ego untuk menjadi nomer satu dalam suatu hal bisa melatarbelakangi seseorang membuat virus komputer. Ambil contoh saja jika ada sebuah perusahaan antivirus yang meluncurkan produk antivirus yang mengaku bisa membasmi segala macam virus komputer dan lalu orang itu tergerak ingin membuktikan bahwa dirinya adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa membuat virus yang tidak bisa dideteksi oleh si antivirus.
11. Pemerasan
Ada pihak-pihak yang menggunakan keahliannya membuat virus komputer untuk memeras orang lain. Sebut saja virus Vundo/Antivirus2009/Antivirus360 yang memberikan pesan “You’re infected! Give us sixty bucks and we’ll fix it!”
12. Sebagai 'resume'
Ingin mendapat pekerjaan di perusahaan antivirus? Coba saja buat sebuah virus komputer yang sulit untuk dibersihkan, lalu buat juga cara untuk membersihkannya, kemudian kirimkan ke perusahaan antivirus. Hal seperti itu sama persis ketika anda membuat resume tapi kali ini adalah anda ingin diakui dan dipakai oleh perusahaan antivirus dengan menjual 'hasil karya' anda yang berupa virus komputer kepada mereka.

Gejala virus komputer
Jika Anda mencurigai atau tahu bahwa komputer Anda terifeksi virus komputer, dapatkan perangkat lunak antivirus terbaru. Berikut ini adalah beberapa indikator utama di mana komputer mungkin terinfeksi:
• Komputer berjalan lebih lambat dari biasanya.
• Komputer berhenti merespons, atau seringkali terkunci.
• Komputer macet, kemudian me-restart setiap beberapa menit.
• Komputer me-restart dengan sendirinya. Selain itu, komputer berjalan tidak seperti biasanya.
• Aplikasi di dalam komputer tidak bekerja dengan benar.
• Disk atau disk drive tidak dapat diakses.
• Anda tidak dapat mencetak item dengan benar.
• Anda melihat pesan kesalahan yang tidak biasa.
• Anda melihat menu dan kotak dialog yang berubah bentuk.
• Terdapat ekstensi ganda si lampiran yang baru Anda buka, seperti ekstensi .jpg, .vbs, .gif, atau .exe.
• Program antivirus dinonaktifkan tanpa alasan. Selain itu, program antivirus tidak bisa direstart.
• Program antivirus tidak bisa diinstal di komputer, atau program antivirus tidak berjalan.
• Ikon-ikon baru bukan milik Anda bermunculan di desktop, atau ikon tersebut tidak berhubungan dengan program yang diinstal baru-baru ini.
• Suara atau musik aneh muncul dari speaker secara tiba-tiba.
• Program hilang dari komputer walaupun Anda tidak sengaja menghapus program.
Catatan Gejala-gejala ini merupakan tanda infeksi. Meskipun demikian, tanda-tanda ini juga dapat disebabkan oleh masalah perangkat keras atau perangkat lunak yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan virus komputer. Kecuali jika Anda menjalankan Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya dari Microsoft, kemudian Anda menginstal perangkat lunak antivirus standar industri terbaru di komputer Anda, maka Anda tidak bisa memastikan apakah komputer terinfeksi virus komputer atau tidak.
Gejala virus worm dan trojan di dalam pesan email
Pada saat virus komputer menginfeksi pesan email atau menginfeksi berkas lain di komputer, Anda mungkin melihat gejala berikut ini:
• Berkas yang terinfeksi mungkin membuat salinan dirinya sendiri. Perilaku ini mungkin menggunakan semua ruang bebas di hard disk.
• Salinan berkas yang terinfeksi mungkin dikirim ke semua alamat di daftar alamat email.
• Virus komputer mungkin memformat kembali hard disk. Perilaku ini akan menghapus berkas dan program.
• Virus komputer mungkin menginstal program yang disembunyikan, seperti perangkat lunak bajakan. Perangkat lunak bajakan kemudian disebarluaskan dan dijual dari komputer.
• Virus komputer mungkin mengurangi keamanan. Tindakan ini bisa membuat pengacau untuk mengakses komputer atau jaringan dari jauh.
• Anda menerima pesan email yang memiliki lampiran aneh. Ketika Anda membuka lampiran, kotak dialog akan muncul, atau terjadi penurunan tiba-tiba pada performa sistem.
• Seseorang mengatakan kepada Anda bahwa mereka telah menerima pesan email dari Anda yang berisi berkas terlampir yang tidak pernah Anda kirim. Berkas yang dilampirkan ke pesan email memiliki ekstensi seperti ekstensi .exe, .bat, .scr, dan .vbs.
Gejala yang mungkin hasil dari fungsi Windows biasa
Infeksi virus komputer mungkin menyebabkan masalah berikut ini:
• Windows tidak berjalan walaupun Anda tidak membuat perubahan sistem apa pun atau walaupun Anda belum menginstal atau menghapus program.
• Terdapat kegiatan modem yang berkali-kali. Apabila Anda memiliki modem eksternal, Anda mungkin melihat cahaya yang berkedip-kedip pada saat modem sedang digunakan. Anda mungkin secara tidak sengaja menyediakan perangkat lunak bajakan.
• Windows tidak berjalan karena berkas sistem penting tertentu hilang. Selain lagi, Anda menerima pesan kesalahan yang mendaftar berkas-berkas yang hilang.
• Komputer terkadang start sesuai yang diharapkan. Namun, di lain waktu, komputer berhenti merespons sebelum ikon desktop dan taskbar muncul.
• Komputer berjalan sangat lambat. Dan lagi, komputer memerlukan waktu yang lebih lama daripada yang diharapkan untuk me-restart.
• Anda menerima pesan kesalahan tentang memori walaupun komputer memiliki RAM yang cukup.
• Program baru diinstal dengan tidak tepat.
• Windows secara spontan me-restart dengan tiba-tiba.
• Program yang digunakan untuk menjalankan Windows seringkali berhenti merespons. Bahkan ketika Anda menghapus dan menginstal kembali program, permasalahan mulai muncul.
• Utilitas disk seperti Scandisk melaporkan banyak kesalahan disk yang serius.
• Partisi hilang.
• Komputer selalu berhenti merespons saat Anda mencoba untuk menggunakan produk Microsoft Office.
• Anda tidak bisa menjalankan Manajer Tugas Windows.
• Perangkat lunak antivirus menunjukkan adanya virus komputer.
Catatan Masalah ini mungkin juga terjadi karena fungsi Windows yang biasa atau masalah pada Windows yang tidak disebabkan oleh virus komputer.

Cara menghapus virus komputer
Bahkan untuk seorang ahli, menghapus virus komputer bisa menjadi tugas yang sulit tanpa bantuan alat penghapus virus komputer. Beberapa virus komputer dan perangkat lunak yang tidak diinginkan lainnya, seperti spyware, bahkan menginstal kembali dengan sendiri setelah virus dideteksi dan dihapus. Untungnya, dengan memperbarui komputer dan dengan menggunakan alat antivirus, Anda bisa secara tetap menghapus perangkat lunak yang tidak diinginkan.

Untuk menghapus virus komputer, ikutilah langkah-langkah berikut:
1. Instal Pembaruan Microsoft versi terbaru ke komputer.
2. Perbarui perangkat lunak antivirus di komputer. Kemudian, jalankan pemindaian komputer yang teliti menggunakan perangkat lunak antivirus.
3. Download, instal kemudian jalankan Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya dari Microsoft untuk menghapus virus yang ada di dalam komputer. Untuk men-download Alat Penghapus Perangkat Lunak Berbahaya, kunjungi Website Microsoft berikut ini:
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara menghapus virus komputer, kunjungi Website Microsoft berikut ini:

Bagaimana melindungi komputer Anda terhadap virus
Untuk melindungi komputer Anda terhadap virus, ikuti langkah-langkah ini:
1. Di komputer, hidupkan fitur firewall.
2. Usahakan agar komputer senantiasa memperbarui sistem.
3. Gunakan perangkat lunak antivirus terbaru di komputer.
4. Gunakan perangkat lunak antispyware terbaru di komputer.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara melindungi komputer terhadap virus, kunjungi Website Microsoft berikut ini:

Kamis, 22 Oktober 2009

HASIL PRESENTASI JARINGAN (NETWORK)

JARINGAN(NETWORKING)

1.Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.

2.Jenis jaringan:

a) Klasifikasi Berdasarkan skala :

  • Personal Area Network (PAN)
  • Campus Area Network (CAN)
  • Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
  • Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
  • Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
  • Global Area Network (GAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:

  • Client-server

Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.

  • Peer-to-peer

Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.

b). Berdasarkan topologi jaringan/tata letak, jaringan komputer dapat dibedakan atas:

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data

- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server

- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.


2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:

- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.


3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.

- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.

-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.


4. Berdasarkan media transmisi data

- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

Untuk mendevelop Local Area Network (LAN) dibutuhkan suatu perencanaan atau bisa kita kenal sebagai topology. Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer-to-peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Topologi ini mengacu dan mengadaptasi kepada keadaan jaringan yang ada di-lapangan (memungkinkan atau tidaknya digunakan salah satu topologi). Tapi keseluruhan grand design jaringan (pemilihan alat-alat, aksesoris, aktif / pasif device) dan kebijakan / policy yang akan diaplikasikan setelah selesainya suatu project, akan berdasarkan dari pemilihan bentukan Topologi Jaringan ini.

Macam-macam topologi :

1. Bus, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel CoAX (RG58) atau 10Base-2 Bentuk jaringan Bus menyerupai jalan yg memiliki banyak pemberhentian (bus stop)

2. Ring, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP cat 3 atau TokenRinG, Bentuk jaringan Ring secara fisik menyerupai Star dgn pusatnya adalah suatu perangkat yg bekerja secara Ring (informasi diputar dlm lingkaran sampai ditemukan tujuannya

3. Star, dimana media koneksi yang digunakan adalah kabel UTP atau 10/100/1000Base-T Bentuk jaringan Star menyerupai bintang dgn pusatnya adalah suatu hub atau switch


penjelasan macam-macam topologi:

1.Topologi bus

Topologi ini adalah topologi yang awal di gunakan untuk menghubungkan komputer. Dalam topologi ini masing masing komputer akan terhubung ke satu kabel panjang dengan beberapa terminal, dan pada akhir dari kable harus di akhiri dengan satu terminator. Topologi ini sudah sangat jarang digunakan didalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kekurangan diantaranya kemungkinan terjadi nya tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat putus atau terjadi kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan tersebut diatasi.

bus topologi

a.gambar topologi bus

2.Topologi tokenring

Topologi tokenring atau disebut juga topologi cincin/ring adalah topologi jaringan dimana setiap komputer yang terhubung membuat lingkaran.Dengan artian setiap komputer yang terhubung kedalam satu jaringan saling terkoneksi kedua komputer

keuntungan:

-hemat kabel

kerugian :

-peka kesalahan

-pengembangan jaringan lebih kaku

ring topologi

b.gambar topologi ring

3.Topologi star

Topologi star atau yang disebut juga topologi bintang.Pada topologi ini kita sudah menggunakan bantuan alat lain untuk mengkoneksikan jaringan komputer.Contah alat yang dipakai disini adalah hub,switch,dll

star topologi

c.gambar topoloi star

Pada gambar jelas terlihat satu hub berfungsi sebagai pusat penghubung komputer-komputer yang saling berhubungan.Keuntungan daritopologi ini sangat banyak sekali diantaranya memudahkan admin dalam mengolah jaringan,memudahkan dalam penambahan komputer atau terminal,kemudahan mendeteksi kerusakan dan kesalahan pada jaringan.tetapi dengan banyaknya kelebihan bukan dengan artian topologi ini tanpa kekurangan.Kekurangannya antara lain pemborosan terhadap kabel,kontrol yang terpusat pada hub terkadang jadi permasalahan kritis kalau seandainya terjadi kerusakan pada hub maka semua jaringan tidak dapat digunakan.

C)Berdasarkan Infrastruktur:

Suatu infrastruktur jaringan adalah sekumpulan komponen-2 fisikal dan logical yang memberikan pondasi konektifitas, keamanan, routing, manajemen, access, dan berbagai macam fitur integral jaringan. Misalkan jika jaringan kita terhubung Internet, maka kita akan lebih banyak memakai protocol TCP/IP suite yang merupakan protocol paling banyak dipakai pada jaringan.

*Wired :

Wired Networking ini merupakan dasar dari jaringan komputer, yaitu dengan menggunakan kabel UTP sebagai penghubung antara komputer satu dengan komputer lainnya. Pada awalnya kabel jaringan menggunakan coaxial yang kemudian berkembang menjadi UTP, STP dan Fiber Optic. Tetapi yang biasa digunakan saat ini adalah kabel UTP karena relatif lebih murah dibandingkan dengan STP yang lebih mahal. Ada beberapa jenis kategori, mulai dari kategori 1 sampai dengan kategori 6 dimana masing-masing memiliki kelebihan. Masing-masing kabel mempunyai transmisi data yang berbeda-beda dimulai dari 10Mbps hingga 1Gbps. Selain itu pula ada kabel Fiber Optic yang mampu mentransmit data lebih dari 1 Gbps per detik.

*Wireless/nirkabel :

Jaringan lokal nirkabel atau WLAN adalah suatu jaringan area lokal nirkabel yang menggunakan gelombang radio sebagai media tranmisinya: link terakhir yang digunakan adalah nirkabel, untuk memberi sebuah koneksi jaringan ke seluruh pengguna dalam area sekitar. Area dapat berjarak dari ruangan tunggal ke seluruh kampus. Tulang punggung jaringan biasanya menggunakan kable, dengan satu atau lebih titik akses jaringan menyambungkan pengguna nirkabel ke jaringan berkabel.

LAN nirkabel adalah suatu jaringan nirkabel yang menggunakan frekuensi radio untuk komunikasi antara perangkat komputer dan akhirnya titik akses yang merupakan dasar dari transiver radio dua arah yang tipikalnya bekerja di bandwith 2,4 GHz (802.11b, 802.11g) atau 5 GHz (802.11a). Kebanyakan peralatan mempunyai kualifikasi Wi-Fi, IEEE 802.11b atau akomodasi IEEE 802.11g dan menawarkan beberapa level keamanan seperti WEP dan atau WPA.

d)Berdasarkan Skala :

Klasifikasi jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu :

· Local Area Network (LAN)

Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi.

· Metropolitan Area Network (MAN)

Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel.

· Wide Area Network (WAN)

Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai.

· Internet

Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet.

Namun secara umum, dan pada praktisnya pada saat ini kita mengenal jaringan ada dua yaitu : LAN dan WAN :

sumber : cisco reference guide

Oleh Faisal Akib

Peta Jaringan Komputer

GAMBAR: Peta Jaringan Komputer

3. Perangkat jaringan

Apa sebenarnya yang membentuk jaringan komputer? Jawabannya jelas, komputer. Tapi bagaimana komputer-komputer tersebut saling terhubung? Ada dua macam perlengkapan yang dibutuhkan untuk itu, perangkat keras (peripheral) dan perangkat lunak (software). Perangkat lunak misalnya sistem operasi yang mendukung jaringan dan berbagai aplikasi jaringan, sementara perangkat keras yang dimaksud di sini mencakup:

Sebagai gambaran awal, dapat dilihat Gambar Peta Jaringan Komputer yang melengkapi tulisan ini untuk mengetahui posisi/kedudukan setiap komponen. Komponen standar sebuah jaringan sederhana adalah network interface card (NIC), hub dan kabel. Dengan ketiga komponen ini, kita sudah dapat membuat suatu jaringan komputer sederhana. Untuk lebih jelasnya lihat artikel berikutnya yang menguraikan komponen-komponen yang dibutuhkan untuk membangun

4. Protokol dalam jaringan

Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras.

Protokol perlu diutamakan pada penggunaan standar teknis, untuk menspesifikasi bagaimana membangun komputer atau menghubungkan peralatan perangkat keras. Protokol secara umum digunakan pada komunikasi real-time dimana standar digunakan untuk mengatur struktur dari informasi untuk penyimpanan jangka panjang.

Sangat susah untuk menggeneralisir protokol dikarenakan protokol memiliki banyak variasi didalam tujuan penggunaanya. Kebanyakan protokol memiliki salah satu atau beberapa dari hal berikut:

  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer atau mesin lainnya.
  • Melakukan metode "jabat-tangan" (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya
  • Mengakhiri suatu koneksi.

Untuk memudahkan memahami Protokol, kita mesti mengerti Model OSI. Dalam Model OSI terdapat 7 layer dimana masing-masing layer mempunyai jenis protokol sesuai dengan peruntukannya.

a) TCP/IP

Transmission Control Protocol (TCP) adalah suatu protokol yang berada di lapisan transpor (baik itu dalam tujuh lapis model referensi OSI atau model DARPA) yang berorientasi sambungan (connection-oriented) dan dapat diandalkan (reliable).

TCP memiliki karakteristik sebagai berikut:

  • Berorientasi sambungan (connection-oriented): Sebelum data dapat ditransmisikan antara dua host, dua proses yang berjalan pada lapisan aplikasi harus melakukan negosiasi untuk membuat sesi koneksi terlebih dahulu. Koneksi TCP ditutup dengan menggunakan proses terminasi koneksi TCP (TCP connection termination).
  • Full-duplex: Untuk setiap host TCP, koneksi yang terjadi antara dua host terdiri atas dua buah jalur, yakni jalur keluar dan jalur masuk. Dengan menggunakan teknologi lapisan yang lebih rendah yang mendukung full-duplex, maka data pun dapat secara simultan diterima dan dikirim. Header TCP berisi nomor urut (TCP sequence number) dari data yang ditransmisikan dan sebuah acknowledgment dari data yang masuk.
  • Dapat diandalkan (reliable): Data yang dikirimkan ke sebuah koneksi TCP akan diurutkan dengan sebuah nomor urut paket dan akan mengharapkan paket positive acknowledgment dari penerima. Jika tidak ada paket Acknowledgment dari penerima, maka segmen TCP (protocol data unit dalam protokol TCP) akan ditransmisikan ulang. Pada pihak penerima, segmen-segmen duplikat akan diabaikan dan segmen-segmen yang datang tidak sesuai dengan urutannya akan diletakkan di belakang untuk mengurutkan segmen-segmen TCP. Untuk menjamin integritas setiap segmen TCP, TCP mengimplementasikan penghitungan TCP Checksum.
  • Byte stream: TCP melihat data yang dikirimkan dan diterima melalui dua jalur masuk dan jalur keluar TCP sebagai sebuah byte stream yang berdekatan (kontigu). Nomor urut TCP dan nomor acknowlegment dalam setiap header TCP didefinisikan juga dalam bentuk byte. Meski demikian, TCP tidak mengetahui batasan pesan-pesan di dalam byte stream TCP tersebut. Untuk melakukannya, hal ini diserahkan kepada protokol lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model), yang harus menerjemahkan byte stream TCP ke dalam "bahasa" yang ia pahami.
  • Memiliki layanan flow control: Untuk mencegah data terlalu banyak dikirimkan pada satu waktu, yang akhirnya membuat "macet" jaringan internetwork IP, TCP mengimplementasikan layanan flow control yang dimiliki oleh pihak pengirim yang secara terus menerus memantau dan membatasi jumlah data yang dikirimkan pada satu waktu. Untuk mencegah pihak penerima untuk memperoleh data yang tidak dapat disangganya (buffer), TCP juga mengimplementasikan flow control dalam pihak penerima, yang mengindikasikan jumlah buffer yang masih tersedia dalam pihak penerima.
  • Melakukan segmentasi terhadap data yang datang dari lapisan aplikasi (dalam DARPA Reference Model)
  • Mengirimkan paket secara "one-to-one": hal ini karena memang TCP harus membuat sebuah sirkuit logis antara dua buah protokol lapisan aplikasi agar saling dapat berkomunikasi. TCP tidak menyediakan layanan pengiriman data secara one-to-many.

TCP umumnya digunakan ketika protokol lapisan aplikasi membutuhkan layanan transfer data yang bersifat andal, yang layanan tersebut tidak dimiliki oleh protokol lapisan aplikasi tersebut. Contoh dari protokol yang menggunakan TCP adalah HTTP dan FTP.

b)IPX/SPX

IPX (bahasa Inggris: Internetwork Packet Exchange) adalah protokol jaringan komputer yang digunakan oleh sistem operasi Novell NetWare pada akhir dekade 1980an hingga pertengahan dekade 1990an. IPX adalah protokol komunikasi tanpa koneksi (connectionless), seperti halnya Internet Protocol dan User Datagram Protocol pada kumpulan protokol TCP/IP. Selain membutuhkan protokol IPX, Novell Netware juga membutuhkan protokol tingkat tinggi bernama Sequenced Packet Exchange (SPX) dan Network Control Protocol (NCP). Protokol ini diturunkan oleh Novell dari protokol IDP yang terdapat di dalam Xerox Network Services.

IPX digunakan untuk melakukan pemetaan paket-paket data dari satu titik di dalam jaringan ke titik lainnya melalui sebuah internetwork. IPX beroperasi di lapisan jaringan (lapisan ketiga pada model OSI), dan dapat digunakan di dalam teknologi Ethernet, Token Ring, dan protokol lapisan data-link lainnya. IPX memang dahulu pernah digunakan pada Local Area Network (LAN) berbasis Novell NetWare sebelum akhirnya Novell menggantinya dengan TCP/IP saat merilis NetWare 5.x. Sebelum diganti dengan TCP/IP, protokol ini merupakan protokol yang sangat populer.

Pada awalnya, penggunaan IPX sangatlah banyak, sebelum munculnya Internet booming pertengahan dekade 1990an. Pada saat itu, komputer dan jaringan komputer dapat menjalankan beberapa protokol jaringan, sehingga hampir semua jaringan berbasis IPX juga menjalankan TCP/IP untuk mengizinkan konektivitas Internet. Sebelum versi NetWare 5.x IPX merupakan protokol yang wajib, akan tetapi, pada versi 5.x atau yang lebih baru, Novell mengizinkan penggunanya untuk menjalankan NetWare tanpa IPX.

c)Netbuei

NetBEUI singkatan dari istilah dalam bahasa Inggris: NetBIOS Extended User Interface, adalah sebuah protokol jaringan yang dikembangkan oleh International Business Machine Corporation (IBM) dan Microsoft Corporation pada tahun 1985 yang digunakan untuk jaringan lokal (LAN) yang terdiri atas komputer hingga 200 stasiun kerja. NetBEUI sendiri adalah ekstensi dari protokol NetBIOS.

NetBEUI merupakan protokol utama yang digunakan dalam LAN Manager dan Windows for Workgroups. Protokol ini juga cukup gegas dan efisien. Protokol ini mendukung komunikasi dengan cara connection-oriented (seperti halnya melakukan pemetaan drive di jaringan) atau connectionless (seperti halnya melakukan registrasi nama NetBIOS atau resolusi nama NetBIOS). NetBEUI juga mengimplementasikan fitur flow control dan pendeteksian kesalahan. NetBEUI mendefinisikan mekanisme pembuatan frame pada lapisan transport dan juga mengimplementasikan protokol Logical Link Control 2 dalam model referensi tujuh lapis OSI.

NetBEUI didukung sepenuhnya oleh semua sistem operasi Microsoft Windows. Implementasi NetBEUI dalam sistem operasi Windows NT disebut dengan NetBEUI Frame Protocol.

NetBEUI Frame Protocol adalah implementasi lebih lanjut dari protokol jaringan NetBEUI yang hanya tersedia dalam sistem operasi Windows NT. Beberapa perbaikan dan fitur-fitur yang dimiliki oleh protokol ini adalah sebagai berikut: