
ps/2 port
14. Port Mouse PS/2
Port mouse PS/2 adalah port yang digunakan untuk mouse jenis PS/2. Port mouse ini biasanya berdampingan dengan port keyboard. Anda dapat membedakan kedua port tersebut dengan memperhatikan warna dari masing-masing port. Port mouse PS/2 biasanya berwarna hijau, sedangkan port keyboard PS/2 berwarna ungu.
15. Port Keyboard PS/2
Port keyboard PS/2 adalah port yang digunakan untuk keyboard jenis PS/2.
10. PS/2 Mouse Port
Konektor hijau 6 pin ini adalah untuk mouse.
PS/2 ini termasuk hadwere(output)
SERIAL PORT
Serial port pada DT-51 MinSys bebas digunakan untuk keperluan user, sebab serialport tersebut hanya dipakai selagi proses downloding berlangsung setelah itu bebas,
perkecualian hanya pada saat user melakukan debugging, selama proses debugging
berlangsung user tidak dapat memanfaatkan serial port untuk keperluannya.
Ada 2 macam cara komunikasi data serial yaitu Sinkron dan Asinkron. Pada komunikasi data serial sinkron, clock dikirimkan bersama sama dengan data serial, tetapi clock tersebut dibangkitkan sendiri – sendiri baik pada sisi pengirim maupun penerima.Sedangkan pada komunikasi serial asinkron tidak diperlukan clock karena data dikirimkan dengan kecepatan tertentu yang sama baik pada pengirim / penerima.
Pada IBM PC kompatibel port serialnya termasuk jenis asinkron. Komunikasi data serial ini dikerjakan oleh UART (Universal Asynchronous Receiver Transmitter). IC UART dibuat khusus untuk mengubah data parallel menjadi data serial dan menerima data serial yang kemudian dirubah lagi menjadi data parallel.IC UART 8250 merupakan salah satunya. Selain berbentuk IC mandiri berbagai macam mikrokontroller juga ada yang dilengkapi dengan UART, misalnya AT89S51/52/53 atau PIC16F877.
Pada UART, kecepatan pengiriman data ( atau yang sering disebut dengan Baud Rate ) dan fase clock pada sisi transmitter dan sisi receiver harus sinkron.
Untuk itu diperlukan sinkronisasi antara Transmitter dan Receiver. Hal ini dilakukan oleh bit “Start” dan bit “Stop”. Ketika saluran transmisi dalam keadaan idle, output UART adalah dalam keadaan logika “1”.
Ketika Transmitter ingin mengirimkan data, output UART akan diset dulu ke logika “0” untuk waktu satu bit. Sinyal ini pada receiver akan dikenali sebagai sinyal “Start” yang digunakan untuk menyinkronkan fase clocknya sehingga sinkron dengan fase clock transmitter.
Selanjutnya data akan dikirimkan secara serial dari bit yang paling rendah (bit0) sampai bit tertinggi.Selanjutnya akan dikirimkan sinyal “Stop” sebagai akhir dari pengiriman data serial.
Sebagai contoh misalnya akan dikirimkan data huruf “A” dalam format ASCII (atau sama dengan 41 heksa atau 0100 0001.
![]()
PENGIRIMAN HURUF “A” TANPA BIT PARITAS
Kecepatan transmisi (baud rate) dapat dipilih bebas dalam rentang tertentu.Baud rate yang umum dipakai adalah 110, 135, 150, 300, 600, 1200, 2400, dan 9600 (bit/perdertik).Dalam komunikasi data serial, baud rate dari kedua alat yang berhubungan harus diatur pada kecepatan yang sama. Selanjutnya harus ditentukan panjang data (6,7 atau 8 bit), paritas (genap, ganjil, atau tanpa paritas), dan jumlah bit “Stop” (1, 1 ½ , atau 2 bit).
Karakteristik Sinyal Port Serial
Standar sinyal komunikasi serial yang banyak digunakan adalah Standar RS232 yang dikembangkan oleh Electronic Industri Association (EIA/TIA) yang pertama kali dipublikasikan pada tahun 1962.Ini terjadi jauh sebelum IC TTL populer sehingga sinyal ini tidak ada hubungan sama sekali dengan level tegangan IC TTL. Standar ini hanya menyangkut komunikasi antara (Data Terminal Equipment – DTE) dengan alat – alat pelengkap komputer (Data Circuit Terminating Equipment – DCE).
Standar sinyal RS232 memiliki ketentuan level tegangan sebagai berikut :
- Logika 1 disebut ‘Mark’ terletak antara -3 Volt sampai -25 Volt
- Logika ‘0’ disebut ‘space’ terletak antara +3 Volt samapai +25 Volt.
- Daerah tegangan antara -3 Volt sampai +3 Volt adalah invalid level, yaitu daerah tegangan yang tidak memiliki level logika pasti sehingga harus dihindari. Demikian juga level tegangan dibawah -25 Volt dan diatas +25 Volt juga harus dihindari karena bisa merusak line driver pada saluran RS232
VGA PORT

Teknologi onboard VGA yang terdapat pada motherboard, makin hari makin menarik untuk diikuti. Banyak terdapat fitur-fitur baru dan penambahan teknologi dari chipset-chipset tersebut. Dahulu, onboard VGA tentu hanya Anda kenal terdapat dalam motherboard kelas value (ekonomis) saja. Namun seiring dengan perkembangan teknologi yang pesat, motherboard-motherboard kelas mainstream rupanya juga sudah mengintegrasikan onboard VGA pada produkproduknya. Tentu saja bukan hanya sebuah chipset onboard VGA yang asal-asalan saja, melainkan onboard VGA yang sudah sangat powerful, di mana dukungan teknologinya hampir setara dengan VGA card add-on.
Onboard VGA yang dahulu hanya dimaksudkan untuk menghemat budget pembelian PC, karena banyak kantor atau instansi pemerintahan yang membeli motherboard jenis ini, saat ini sudah berubah fungsi. Motherboard dengan onboard VGA saat ini banyak dicari karena selain praktis (tidak usah menambah VGA add-on lagi). Kemampuannya juga bias disetarakan dengan VGA add-on, yang setidaknya harus dibeli dengan harga paling murah Rp.500.000. Meskipun memang ada beberapa fitur yang tidak bisa diterapkan langsung ke dalam onboard VGA tersebut.
ATi, nVIDIA dan Intel
Ketiga produsen chipset, yaitu ATi, nVIDIA dan Intel terus berlomba-lomba menciptakan sebuah chipset onboard VGA yang memiliki kemampuan di atas yang lain. ATi dengan Radeon xpress 1250, nVIDIA de ngan nVIDIA Quadro NVS 210S atau nForce 430, dan Intel dengan GMA 3100, mencoba saling mengalahkan antara satu dengan yang lainnya, meskipun di belakang ketiga produsen tersebut sebenarnya masih ada dua produsen chipset lagi, yaitu SIS dan VIA. Terakhir kami catat SIS mengeluarkan chipset SIS 671 dengan engine graphic dari SiS Mirage 3, sedangkan VIA terakhir mengeluarkan chipset VIA K8M890 (untuk processor AMD Athlon 64) dan VIA P4M890 (untuk Processor INTEL), yang diperkuat dengan DeltaChrome Integrated Graphics Processor.
Teknologi Graphics Onboard
Kualitas dari sebuah onboard VGA bisa terlihat dari teknologi yang diusungnya. Beberapa teknologi effect yang biasanya digunakan untuk mengukur seberapa bagus kualitas dari VGA onboard, tersebut antara lain:
Anti-aliasing (AA)
Anti-aliasing adalah salah satu teknik di dalam digital signal processing. Khususnya di dunia grafi s, teknik ini bertujuan untuk mengurangi distorsi aliasing ketika menampilkan gambar resolusi tinggi di resolusi rendah. Biasanya aliasing ini berbentuk jaggies (stairstep, “tangga”), terutama pada penggambaran garis pada sudut-sudut elevasi (posisi miring).
Shader
Secara esensinya, Shader adalah suatu program komputer yang dieksekusi di dalam lingkungan tertentu. Untuk dunia grafi s 3D, program ini digunakan untuk menentukan karakteristik akhir dari permukaan objek atau gambar 3D. Karakteristik tersebut, bisa merupakan deskripsi kompleks mengenai penyerapan maupun penyebaran cahaya, refleksi dan pembiasan, bayangan, perubahan posisi permukaan objek 3D maupun efek post-processing.
High dynamic range rendering (HDR)
Adalah prosedur pencahayaan yang didesain untuk mengemulasi, bagaimana variasi tingkatan cahaya di dunia nyata untuk jarak yang sangat luas. Hal ini biasanya dimungkinkan dengan penggunaan pemrosesan texture floating point dan render target. Untuk format integer sendiri, walau dimungkinkan, namun ia tidak dapat memberikan hasil yang sebanding jika menggunakan pemrosesan dalam format floating point. Timbal baliknya sendiri, perhitungan floating point membutuhkan tenaga pemrosesan GPU yang jauh lebih besar dibanding integer (performance hit yang besar).
Texture Mapping
Adalah metode untuk menambahkan detail tekstur pada permukaan, atau pewarnaan kepada gambar atau objek/model 3D yang dihasilkan komputer (computer-generated). Metode ini, awalnya dipelopori oleh Dr. Edwin Catmull. Penambahan detail tersebut, biasanya berbentuk ‘texture map’ sebagai objek/tekstur yang dipetakan ke permukaan, yang biasanya disebut polygon.
Motion Blur
Penggambaran alur yang sangat jelas dari objek atau benda yang bergerak cepat ke dalam satu gambar maupun gambar sekuensial (video, video game), untuk keseluruhan posisi pergerakkan objek/benda tersebut. Sehingga tampak memberikan kesan yang berbayang-bayang terhadap objek/benda tersebut.
Depth of field
Depth of Field (DOF), adalah hal yang berhubungan dengan tingkat fokus untuk satu titik atau region tertentu dari suatu gambar atau penggambaran, misalnya pada video game, sehingga hanya region yang menjadi fokus saja yang terlihat jelas. Sedangkan untuk bagian lainnya, tampak lebih kabur.
Lens Flare
Adalah efek dari cahaya yang tersebar di dalam suatu sistem lensa. Khususnya untuk grafi s 3D (video game), hal ini digambarkan dengan munculnya efek pemantulan cahaya, jika posisi kamera terekspos ke sumber cahaya yang sangat terang. Sebagaimana halnya jika menggunakan kamera sebenarnya.
Fresnel effect
Suatu fenomena yang berhubungan dengan jarak pandang, yang mana suatu objek/benda yang tidak menghalangi jarak pandang tersebut, namun dapat menghalangi hal yang berhubungan dengan transmisi radio.
Anisotropic filtering
Adalah metode yang digunakan untuk meningkatkan kualitas gambar dari permukaan tekstur yang diperlihatkan pada posisi jauh. Metode ini hampir sama seperti Bilinear maupun Trilinear filtering, di mana akan menghilangkan efek aliasing dengan tetap mengurangi efek blur, sehingga didapatkan gambar yang lebih detail.
USB PORT

Pada tutorial sederhana ini saya akan menjelaskan cara menonaktifkan fungsi USB Port. Cara ini sebenarnya cukup sederhana namun memiliki fungsi yang cukup tangguh terutama bagi komputer publik agar tidak terinfeksi virus dll.Sistim USB mibanda rancangan anu asimétris, ngawengku ranté host controller jeung multiple daisy-chained device. USB hub tambahan bisa diasupkeun dina éta ranté, nu ngidinan ayana percabangan nu ngawangun struktur tangkal (tree structure) nepikeun ka lima tingkat percabangan dina unggal kontrolerna. Unggal USB host meunang miboga sababaraha host controller sarta unggal host controller bisa nyadiakeun hiji términal USB atawa leuwih. Nepikeun ka 127 parangkat, kaasup parangkat beusna, bisa disambungkeun kana hiji host controller.
Parangkat-parangkat USB silisambung sacara séri ngaliwatan hub. Diperlukeun sahenteuna hiji hub anu katelah root hub, anu biasana ngahiji jeung host controller. Aya oge hub-hub anu dipaké babarengan, disebutna sharing hub, anu ngidinan leuwih ti hiji komputer ngaksés kana périferal anu sarua, boh ku cara aksés nu siligenti antara PC sacara otomatis atawa sacara manual. Hub nu dipaké babarengan ieu kawéntar pisan dina pamakéan di kantor-kantor, utamana kantor leutik. Pikeun ngurangan perluna hub USB, komputer ayeuna mah USB port-na loba, umumna aya genep. Komputer déstop nu pangmodérenna miboga nepi ka satengahna términal USB dina panél hareupna, sawaréhna di panél tukang. Nu di hareup ieu dipaké pikeun konéksi parangkat portabel samentara.
USB dirancang keur ngahubungkeun périperal tanpa perlu nyolokkeun kartu ékspansi kana beus ISA, EISA, atawa PCI-na komputer, sarta pikeun ningkatkeun kamampuan plug-and-play ku jalan nga-hot-swap parangkat (disambungkeun atawa dipegatkeun hubungannana tanpa maéhan power atawa rebooting komputer). Nalika hiji parangkat munggaran dihubungkeun, host bakal ngitung (nyebutan hiji-hiji) sarta ngaku parangkat éta, sarta ngaluarkeun driver parangkat nu diperlukeun. USB bisa ngahubungkeun périperal saperti mouse, keyboard, gamepad jeung joystick, scanner, kaméra digital, printer, panyimpen éksternal, komponén jaringan, jeung sajabana. Keur sababaraha parangkat saperti scanner jeung kaméra digital, USB geus jadi métode konéksi standar. USB ogé digunakeun sacara lega keur ngahubungkeun printer nu teu boga hubungan ka jaringan, ngaganti port paralél nu loba dipigunakeun; USB ngabasajankeun hubungan sababaraha printer kana hiji komputer. Nepi ka taun 2004 aya 1 miliar parangkat USB di dunya. Dina 2005, ukur périperal kelas lega nu henteu bisa migunakeun USB, alatan perlu data rate nu leuwih luhur tibatan nu bisa disadiakueun ku USB, nyaéta display jeung monitor, sarta komponén video kualitas luhur.
1. 1. Standarisasi
Rancangan USB distandarisasi ku USB Implementers Forum (USB-IF), hiji badan standar isndustri mangrupakeun gabungan pausahaan-pausahaan mapan dina widang isndustri komputer jeung éléktronik. Anggotana kaasup diantarana Apple Computer, Hewlett-Packard, NEC, Microsoft, Intel, jeung Agere.
Dina taun 2006, spésifikasi USB nepikeun ka vérsi 2.0 (kalayan révisi). Hewlett-Packard, Intel, Lucent, Microsoft, NEC, jeung Philips babarengan ngamimitian inisiatif keur ngawangun rarata transfer data nu leuwih luhur tibatan spésifikasi 1.1 Spésifikasi USB 2.0 dikaluarkeun dina bulan April 2000 sarta distandarisasi ku USB-IF din aahir 2001. Kaluaran saméméhna nu kacatet nyaéta spésifikasi 0.9, 1.0, jeung 1.1. Parangkat nu migunakeun vérsi standar USB mana waé ogé, bisa dipaké dina parangkat nu dirancang dina spésifikasi saméméhna (disebut: kasaluyuan ka tukang, basa Inggris:backwards compatibility).
Colokan jeung wadah (stéker jeung stop kontak) keur USB nu leuwih leutik, disebut Mini-A jeung Mini-B, ogé aya, nu ditetepkeun ku On-The-Go Supplement to the USB 2.0 Specification. Dina 2 Agustus 2006, spésifikasi ieu nepi ka révisi 1.2.
2. Detil téhnis
USB ngahubungkeun sababaraha parangkat ka host controller ngaliwatan ranté hub. Dina istilah USB, parangkat dirujuk minangka fungsi (function), sabab dina tiori, anu ku urang dipikawanoh minangka parangkat sabenerna bisa jadi tempat sababaraha fungsi, saperti router anu bisa jadi mangrupa pamaca Secure Digital Card dina waktu nu sarua. Hub-hub mangrupakeun parangkat nu boga guna husus nu henteu sacara resmi dianggap fungsi. Nu sok aya waé téh, hiji hub minangka root hub, nu dipasang langsung kana host controller.
Alat/fungsi (jeung hub) ieu boga pipa (kanal logis) nyambung nu mangrupakeun sambungan ti kadali host kana hiji entitas logis dina alat nu disebut titik tungtung (endpoint). Pipah ieu sarua jeung aliran bita (byte stream) kawas dina jalur pipa (pipeline) bogana Unix, numana istilah endpoint oge (istilah nu goreng) dipake keur ngamaksudkeun kana sakabeh pipa, sok sanajan dina dokumentasi USB standar oge.
Titik tungtung ieu (sarta pipa nu patuturutna) dinomeran 0-15 dina unggal arahna, sahingga hiji alat/fungsi bisa boga tepikeun ka 32 pipah aktip, 16 ka jero jeung 16 ka luar. (arah OUT bisa dihartikeun kaluar tina host controller sarta arah IN hartina asup kana host controller.)
Unggal titik tungtung bisa nransfer data ukur saarah, boh ka jero atawa ka luareun alat/fungsi, sahingga unggal pipa mangrupakeun pipa saarah. Titik tungtung 0 disadiakeun keur manajemen beus dua arah sarta jadina aya 32 titik tungtung — sakabeh alat USB kudu nerapkeun titik tungtung 0, sahingga pasti ukur aya pipa asup jeung kaluar nu dinomeran 0 dina alat nu siga kumaha wae oge.
Dina pipah ieu, data dikirimkeun mangupa paket nu panjangna rupa-rupa. Unggal pipah boga hiji panjang paket makimum, ilaharna bita, sahingga paket USB bakal mindeng ngandung hiji hal anu runtuyanana 8, 16, 32, 64, 128, 256, 512 atawa 1024 bita.
Pipah eta dibagi oge jadi opat kategori nu beda-beda dumasar kana tipe transferna:
- transfer kadali - ilaharna dipake keur parentah pondok tur basajan kana pakakas, katut tanggepan statusna, nu dipake contona ku pipah kadali beus nomer 0
- tranfer isokron - dina sababaraha guaranteed speed (mindeng tapi teu perlu sagancang-gancangna) tapi kalayan rugi data nu mungkin (possible data loss), contona audio jeung video wanci nyata
- transfer interupsi - pakakas nu merlukeun tanggepan nu gancangna kajamin (bounded latency), conton pakakas panunjuk (pointing device) jeung keyboard
- transfer nu gedé (bulk transfer) - transfer sporadis nu gede make rubak pita nu aya nu nyesa (tapi tanpa jaminan kana rubak pita atawa latency), contona transfer koropak (file transfer).
Nalika hiji pakakas (fungsi) atawa hub dicolokkeun kana host controller ngaliwatan hub naon wae dina beus, harita oge dibere 7 alamat bit nu unik dina beus ku host controller.
RJ 45 PORT

12. RJ-45 Port
Port 25-pin ini menghubungkan konektor LAN melalui sebuah pusat
network.
Gb. RJ-45 Port
13. line in jack
jack line in (biru muda) menghuungkan ke tape player atau sumber audio
lainnya. Pada mode 6-channel, funsi jack ini menjadai bass/tengah.
Gb. Line in jack
14. line out jack
jack line out (lime) ini menghubungkan ke headphone atau speaker. Pada
mode 6-channel, funsi jack ini menjadi speaker out depan.
Gb. Line out jack
15. microphone jack
jack mic (pink) ini meghubungkan ke mikrofon. Pada mode 6-channel
funsi jack ini rear speaker out belakang.
AUDIO PORT
port AUDIO Latar belakang: kadang-kadang Anda mungkin ingin untuk memotong nirkabel Anda Link Kit dan hanya melakukan koneksi (misalnya) sebuah Audio Pack Sumber ke salah satu output Pack sederhana menggunakan kabel Ethernet (10-BaseT / CAT5). Misalnya, jika sebuah radio yang sudah rusak, atau jika Anda perlu untuk menghapuskan radio tanda tangan dari Link Kit radio. Untuk diskusi ini, kita asumsi bahwa Anda menghubungkan satu Sumber Audio Pack langsung ke salah satu output Pack.
Terdapat dua versi dari Wireless Link Kit - satu dengan 'uplink' port di bagian belakang, dan tanpa versi lama.
Contoh 1 - jika anda Wireless Link Kits TIDAK memiliki 'Uplink' port di bagian belakang:
- Lepaskan dari radio yang terkait encoder Box - ada yang tahan cuaca 100 abu-abu 'yang menghubungkan kabel Ethernet setiap radio ke belakang dan encoder kotak. Unplug it.
- Hubungkan Audio Pack Sumber ke Output Pack oleh menghubungkan kabel crossover Ethernet ke belakang pelabuhan setiap unit encoder kotak. # Hubungkan komputer ke depan Ethernet port pada Sumber Audio Pack. Membuat konfigurasi jaringan yang sesuai pada komputer Anda (lihat [link]).
- Masukkan alamat IP dari Sumber Audio Pack ke dalam bar alamat browser anda. Ini akan membuka halaman konfigurasi.
- Menuliskan alamat IP Gateway di halaman konfigurasi. Memodifikasi Gateway IP Address dari Sumber Audio Pack menjadi 0.0.0.0 Terapkan perubahan - dengan Sumber Audio Pack akan reboot. (ini memungkinkan DHCP)
- Mengatur ke 255.255.0.0 netmask
Contoh 2 - jika anda Wireless Link Kits HAVE sebuah 'Uplink' port di bagian belakang
- Lepaskan dari radio yang terkait encoder Box - ada yang tahan cuaca 100 abu-abu 'yang menghubungkan kabel Ethernet setiap radio ke belakang dan encoder kotak. Unplug it.
- Hubungkan Audio Pack Sumber ke Output Pack oleh yang menghubungkan STANDAR (straight-through) kabel Ethernet ke port Uplink satu unit encoder kotak, dan standar Ethernet port pada unit lainnya. Dicatat bahwa tidak masalah unit yang terhubung melalui port Uplink dan yang terhubung dengan port standar.
- Menghubungkan komputer ke depan Ethernet port pada Sumber Audio Pack. Membuat konfigurasi jaringan yang sesuai pada komputer Anda (lihat [link]).
- Masukkan alamat IP dari Sumber Audio Pack ke dalam bar alamat browser anda. Ini akan membuka halaman konfigurasi.
- Menuliskan alamat IP Gateway di halaman konfigurasi. Memodifikasi Gateway IP Address dari Sumber Audio Pack menjadi 0.0.0.0 Terapkan perubahan - dengan Sumber Audio Pack akan reboot. (ini memungkinkan DHCP)
- Mengatur ke 255.255.0.0 netmask
Port paralel (DB-25) adalah salah satu jenis soket pada personal komputer untuk berkomunikasi dengan peralatan luar seperti printer model lama. Karena itu parallel port sering juga disebut printer port. Perusahaan yang memperkenalkan port ini adalah Centronic, maka port ini juga disebut dengan Centronics port.
Semua data, kontrol, dan status dari port paralel berhubungan dengan register-register yang ada didalam komputer. Dengan mengakses langsung register-register tersebut, masukan dan keluaran dari port paralel dapat diatur. Register-register pada port paralel adalah:
- Register data
- Register status
- Register kontrol
Pada umumnya di komputer personal alamat dasar LPT1 adalah 0x378 (378 hexadecimal) dan LPT2 adalah 0x278. Alamat dari ketiga register tersebut diatas dapat ditentukan dengan menjumlahkan alamat dasar dari port paralel dengan bilangan desimal tertentu. Misalnya kita ingin mengakses register data dari port paralel LPT1, alamat register datanya sama dengan alamat dasar dari LPT1 yaitu 0x378. Sedangkan alamat register status sama dengan alamat register dasar + 1 atau 0x379 dan alamat register kontrolnya sama dengan alamat register dasar + 2 atau 0x37A. Hal tersebut berlaku juga pada LPT2. Untuk lebih jelasnya, dapat dilihat ditabel dibawah ini:
| Register | LPT1 | LPT2 |
|---|---|---|
| Register data (alamat dasar + 0) | 0x378 | 0x278 |
| Register status (alamat dasar + 1) | 0x379 | 0x279 |
| Register kontrol (alamat dasar + 2) | 0x37A | 0x27A |
KESIMPULAN :
menurut pengamatan saya port pada cpu termasuk sebagai berikut:
1.ps/2 port termasuk input
2.serial port termasuk input-output
3.usb port termasuk input-ouput
4.rj-45 port termasuk output
5.audio port termasuk input-output
6.pararel port termasuk input-output


Tidak ada komentar:
Posting Komentar